Page 76 - Stabilitas Edisi 220 Tahun 2026
P. 76
BUMN INSIGHT
harga dan biaya, meski struktural di bawah Danantara
pendapatan relatif stabil. berjalan bersamaan dengan
Di tengah kinerja yang pergantian pimpinan di
belum sepenuhnya pulih, sejumlah BUMN besar
negara memasang target sepanjang 2025. Pergantian
dividen BUMN 2025 sekitar ini bukan sekadar formalitas
Rp140 triliun. Target ini RUPS, melainkan upaya
mencerminkan pendekatan menyelaraskan strategi
baru: BUMN diposisikan korporasi dengan tuntutan
sebagai sumber arus kas yang tata kelola yang lebih ketat.
lebih pasti bagi fiskal. Sebut saja di Pertamina,
“Dividen kita tahun kepemimpinan kini berada di
ini, meskipun bertahap, tangan Simon Aloysius Mantiri.
kurang lebih bisa mencapai Ia mewarisi perusahaan energi
Rp140 triliun,” ujar Rosan raksasa dengan kompleksitas
Roeslani, CEO Danantara, tinggi: dari pengelolaan kilang
Supratman Andi Agtas, Menteri Hukum dan HAM dalam pernyataan resminya. dan distribusi BBM, hingga
Rosan menegaskan bahwa tekanan publik terhadap
konsolidasi aset melalui transparansi dan tata kelola.
Danantara bertujuan Fokus Simon diarahkan
memperkuat disiplin kinerja pada penguatan kepatuhan,
menjadi Rp1.438 triliun. Dengan dan memastikan efisiensi manajemen risiko, dan
Kinerja ini mencerminkan daya belanja modal jangka panjang. efisiensi operasional—isu yang
tahan sektor jasa keuangan sendirinya Namun pendekatan selama ini menjadi titik rawan
BUMN di tengah tekanan Kementerian BUMN ini menimbulkan dilema BUMN energi.
margin. klasik. Bhima Yudhistira, Di sektor telekomunikasi,
Sementara PT Bank dibubarkan dan Direktur Eksekutif Celios, Telkom Indonesia memasuki
Mandiri Tbk (BMRI) mencetak mengingatkan bahwa babak baru di bawah Dian
laba bersih secara bank only diganti Badan disiplin dividen tidak boleh Siswarini yang ditetapkan
pada November 2025 senilai Pengaturan (BP) mematikan investasi produktif. sebagai Direktur Utama
Rp5,26 triliun atau naik “BUMN jangan hanya dijadikan melalui RUPS 2025.
28,71persen month on month BUMN. BP BUMN mesin dividen. Kalau ruang Penunjukan Dian dipandang
(mom). Menjadikan laba bersih berfungsi sebagai investasi produktif ditekan sebagai sinyal kuat
sepanjang Januari-November terlalu jauh, pertumbuhan transformasi Telkom dari
2025 mencapai Rp44,15 triliun regulator, bukan jangka menengah justru operator tradisional menjadi
atau turun 6,41 persen year on terancam,” katanya. digital ecosystem company.
year (yoy). operator. Kekhawatiran lain datang Dukungan politik pun
Di luar perbankan, dari potensi konsentrasi mengalir.
dinamika lebih beragam. kewenangan. Toto Pranoto, “Kami yakin jajaran
PT Asuransi Jasa Indonesia pengamat BUMN, menilai pimpinan Telkom yang
(Jasindo) mencatat peran Danantara harus baru dapat membawa visi
pertumbuhan premi 11,36 dibatasi secara jelas. dan semangat baru untuk
persen yoy dan lonjakan laba “Danantara seharusnya menjadikan Telkom sebagai
setelah pajak hampir tiga menjadi investor strategis, perusahaan digital kelas dunia
kali lipat menjadi Rp127,3 bukan pengelola harian. yang adaptif dan kompetitif,”
miliar, didorong perbaikan Jika terlalu masuk ke ujar Anggia Ermarini, Ketua
underwriting dan hasil operasional, risiko inefisiensi Komisi VI DPR RI.
investasi. Sebaliknya, PT Bukit dan birokratisasi justru Di sektor perbankan,
Asam Tbk (PTBA) melaporkan meningkat,” ujarnya. kesinambungan
laba bersih Rp1,4 triliun pada kepemimpinan menjadi
kuartal III 2025, anjlok 56,65 Perubahan Kepemimpinan kunci. Hery Gunardi di BRI,
persen yoy akibat tekanan Memang reformasi yang dikenal sebagai figur
76 Edisi 220 / 2026 / Th.XXI www.stabilitas.id

