Page 71 - Stabilitas Edisi 220 Tahun 2026
P. 71

ekonomi, juga mendukung
                                    transformasi nasional.
                                       Itu merupakan tugas yang
                                    berat. Tapi bagi CEO Danantara
                                    Rosan Roeslani, tahun 2026
                                    bukan fase defensif, melainkan
                                    masa-masa konsolidasi plus
                                    ekspansi. Dalam presentasi
                                    rencana bisnis yang disusun
                                    dengan gaya lembaga investasi
                                    global, Rosan menekankan
                                    bahwa setiap keputusan telah
                                    melalui penilaian fundamental
                                    yang panjang.
                                       “Mandat kami jelas:
                                    menghadirkan imbal hasil
                                    yang sehat bagi negara,   Rosan Roeslani, CEO Danantara
                                    tetapi dengan memastikan
                                    setiap investasi memperkuat
                                    ketahanan ekonomi Indonesia,
                                    mendukung transformasi
                                    nasional, serta memberi
                                    dampak bagi masyarakat    Mandat kami               akan berfokus pada proyek
                                    luas,” kata Rosan.        jelas: menghadirkan       yang memperkuat tulang
                                       Jika lembaga seperti                             punggung ekonomi. Di
                                    Temasek di Singapura      imbal hasil yang          antaranya ketahanan energi,
                                    atau Khazanah di Malaysia                           ketahanan kesehatan, logistik,
                                    menggunakan kapital untuk   sehat bagi negara,      dan penetrasi Indonesia dalam
                                    tujuan strategis secara diam-  tetapi dengan        rantai pasok global. Jauh dari
                                    diam, Danantara melangkah                           kemewahan, sektor-sektor ini
                                    dengan cara yang lebih    memastikan                adalah arena di mana negara
                                    eksplisit. Ia diposisikan                           sering kalah dari kebutuhan
                                    sebagai lengan negara untuk   setiap investasi      investasi jangka panjang.
                                    mengisi ruang investasi yang   memperkuat              Sementara itu, dalam pilar
                 endaraan investasi   selama ini terlalu berisiko,                      penguatan sektor prioritas,
                 negara memang      terlalu panjang, atau terlalu   ketahanan           Danantara memusatkan modal
                 jarang menikmati   strategis bagi pasar swasta.  ekonomi Indonesia,    pada sektor yang mendorong
          Ktahun-tahun yang                                                             transformasi struktural:
          tenang. PT Danantara yang   Pilar Baru              mendukung                 digitalisasi, energi terbarukan,
          baru seumur jagung dan       Danantara membingkai                             pangan dan pertanian
          memikul mandat besar,     strateginya dalam tiga pilar:   transformasi        modern, mineral strategis,
          akan memasuki 2026        konsolidasi proyek strategis   nasional, serta      serta pengembangan kawasan
          dengan ambisi yang lebih   nasional, penguatan sektor                         industri. Sektor-sektor ini
          lebar dari sekadar mengejar   prioritas, dan diversifikasi   memberi dampak   dinilai berdasarkan kontribusi
          cuan. Sebagai perusahaan   portofolio. Ketiganya, bila                        terhadap PDB, serapan tenaga
          pengelola kekayaan negara   dijalankan konsisten, dapat   bagi masyarakat     kerja, dan kemampuan
          yang dibentuk melalui     menjadikan lembaga tersebut   luas.                 menarik investasi swasta.
          Undang-Undang No.16/2025,   pemain utama dalam                                   Pilar ketiga adalah
          Danantara ditugaskan      arsitektur ekonomi baru                             diversifikasi portofolio. Dengan
          bukan hanya menumbuhkan   Indonesia.                                          volatilitas geopolitik dan
          kekayaan negara, tetapi      Di bawah pilar konsolidasi                       gejolak pasar global yang
          memperkokoh ketahanan     proyek strategis, perusahaan                        semakin intens, Danantara


                                                                              www.stabilitas.id   Edisi 220 / 2026 / Th.XXI 71
   66   67   68   69   70   71   72   73   74   75   76