Page 8 - Stabilitas Edisi 220 Tahun 2026
P. 8

EDITORIAL









































                             Sabuk Pengaman


                             Industri Asuransi




                                       etika Undang-Undang Nomor 4      ini adalah langkah yang logis meski terlambat bagi
                                       Tahun 2023 tentang Pengembangan   sebuah sistem keuangan yang semakin terintegrasi.
                                       dan Penguatan Sektor Keuangan (UU   Tentu saja perkembangan itu menjadi sebuah
                             KP2SK) disahkan, harus diakui banyak       harapan bagi perkembangan industri asuransi
                             kontroversi di dalamnya. Namun harus juga diakui   yang selama ini masih dibayangi, tidak hanya oleh
                             bahwa dengan kehadirannya, Indonesia menutup   ‘keperkasaan’ perbankan, tetapi juga oleh masalah
                             satu celah lama dalam arsitektur stabilitas   yang menggelayutinya.
                             keuangannya.                                  Jadi tidak berlebihan jika dalam konteks
                                Salah satunya terkait kehadiran badan yang   kelahirannya ini PPP menghadapi kondisi jauh
                             akan menjamin dana-dana nasabah asuransi.   dari ideal. Mandat baru itu hadir ketika industri
                             Setelah lama terombang-ambing, untuk pertama   asuransi nasional masih bergulat dengan persoalan
                             kalinya, ada kepastian mengenai lembaga penjamin   mendasar: permodalan yang tipis, tata kelola yang
                             polis. Negara secara eksplisit menugaskan   rapuh, kekurangan aktuaria dan manajer risiko,
                             Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bukan hanya   serta krisis kepercayaan publik akibat rangkaian
                             menjaga tabungan nasabah bank, tetapi juga   kasus gagal bayar. Dalam kondisi seperti ini,
                             melindungi pemegang polis asuransi melalui   penjaminan polis berisiko menjadi pedang bermata
                             Program Penjaminan Polis (PPP). Di atas kertas,   dua—menenangkan pasar di satu sisi, tetapi


          8   Edisi 220 / 2026 / Th.XXI    www.stabilitas.id
   3   4   5   6   7   8   9   10   11   12   13