Page 320 - Asas-asas Keagrariaan: Merunut Kembali Riwayat Kelembagaan Agraria, Dasar Keilmuan Agraria dan Asas Hubungan Keagrariaan di Indonesia
P. 320

BAB II




                                TINJAUAN PUSTAKA












             A.    Organisasi
                   Organizing merupakan fungsi yang sangat penting dalam manajemen.
             Kemampuan untuk meng-organisasi-kan secara efektif, sangat besar
             nilainya dalam hal mengembangkan organisasi. Organisasi adalah suatu
             sistem usaha kerjasama dari suatu kelompok orang untuk mencapai tujuan
             bersama. Dalam suatu organisasi pasti dibentuk struktur organisasi supaya
             jelas pembagian tugas dari organisasi tersebut. Struktur organisasi diartikan
             sebagai susunan keseluruhan yang menunjukkan hubungan antar fungsi-
             fungsi berdasarkan otoritas dan tanggung jawab atas masing-masing fungsi
             tersebut. Membuat struktur organisasi harus memperhatikan fungsi-fungsi
             yang ada dalam organisasi, baru kemudian menentukan personil yang
             melaksanakan fungsi-fungsi tersebut. Fungsi-fungsi dalam organisasi
             biasanya bersifat lebih permanen, sedangkan personilnya cenderung
             berubah atau berganti-ganti sesuai dengan berjalannya waktu (Maryati,
             2008).
                   Salah satu jenis organisasi adalah organisasi publik. Organisasi publik
             secara berkala merekrut pegawai untuk menambah, mempertahankan atau
             menyesuaikan kembali keseluruhan tenaga kerja menurut kebutuhan-
             kebutuhan sumberdaya manusia-nya. Keberhasilan rekrutmen pegawai,
             sangat ditentukan oleh kematangan perencanaan sumberdaya manusia
             sebelumnya. Dengan demikian, perencanaan sumberdaya manusia
             merupakan pedoman yang dapat digunakan dalam proses rekrutmen
             pegawai. Apabila tersedia sebuah rencana yang jelas dan matang, maka
             terjadinya kesalahan dalam proses rekrutmen pegawai dapat dikendalikan.



                                                                             289
   315   316   317   318   319   320   321   322   323   324   325