Page 633 - Asas-asas Keagrariaan: Merunut Kembali Riwayat Kelembagaan Agraria, Dasar Keilmuan Agraria dan Asas Hubungan Keagrariaan di Indonesia
P. 633

Jika terdapat persengketaan dengan warga masyarakat, hendaknya
                 diselesaikan melalui musyawarah atau jalur hukum. Setelah tidak
                 ada persengketaan, langkah lebih lanjut adalah mendaftarkan tanah-
                 tanah itu sehingga kepemilikan tanah menjadi jelas dan berkepastian
                 hukum. Demikian pula terhadap kawasan-kawasan lindung, seperti
                 hutan lindung, RTH, kawasan sempadan, dan lainnya, pemasangan
                 tanda batas kawasan yang representatif akan sangat penting untuk
                 mencegah okupasi ilegal dan lahirnya SIM-TN/SKFBT.
            2.   Kantah segera ’mendaratkan’ sekitar 10.000 bidang tanah yang masih
                 ’melayang’ pada peta GeoKKP yang dapat mengelakkan lahirnya
                 sertipikat ganda. Perlu disusun pula peta tunggal sebagai peta yang
                 disepakati dalam pekerjaan SIM-TN/SKFBT dan pendaftaran tanah,
                 yang mana peta tersebut bisa djadikan peta kerja dan kontrol kualitas
                 atas pekerjaan lapangan dan terbitnya SIM-TN/SKFBT. Untuk lebih
                 menjamin kontrol kualitas dapat dilaksanakan dengan baik, teknologi
                 CORS yang dapat menentukan posisi batas secara simultan dan real
                 time dapat diaplikasikan sekaligus dalam pekerjaan pelayanan SIM-
                 TN/SKFBT dan pendaftaran tanah. Semua biaya yang ditimbulkan
                 dari kegiatan tersebut dapat diusulkan berasal dari pemasukan
                 BPHTB yang sejak berlakunya UU 28/2009 tentang Pajak Daerah
                 dan Retribusi Daerah, BPHTB menjadi pajak daerah.
            3.   Perlu dilakukan sinkronisasi prosedur dan implementasi penerbitan
                 sertipikat di Kota Tarakan karena telah terjadi inkonsistensi dalam
                 proses pemberian hak. Ada yang dilaksanakan pemeriksaan oleh
                 Panitia A dahulu baru kemudian diumumkan, ada pula yang
                 diumumkan dulu baru pemeriksaan oleh Panitia A. Bahkan ada juga
                 yang tidak dilakukan pengumuman dalam penerbitan surat keputusan
                 Pemberian Hak.
            4.   Jika SIM-TN dapat dijadikan satu paket dengan pendaftaran tanah,
                 asas spesialitas yang diimplementasikan melalui pengumuman
                 sebaiknya dilakukan pada penerbitan SIM-TN, karena dalam
                 prosedur pemberian hak tidak dikenal mekanisme pengumuman.
            5.   Menggalakkan program IP4T (Inventarisasi Pemilikan, Penguasaan,
                 Penggunaan, dan Pemanfaatan Tanah) di seluruh Kota Tarakan dalam
                 rangka penyempurnaan sistem administrasi pertanahan.






            602      Hubungan Keagrariaan
   628   629   630   631   632   633   634   635   636   637   638