Page 656 - Asas-asas Keagrariaan: Merunut Kembali Riwayat Kelembagaan Agraria, Dasar Keilmuan Agraria dan Asas Hubungan Keagrariaan di Indonesia
P. 656

BAB IV



                        PERKEMBANGAN ILMU

                      DAN PENDIDIKAN TINGGI

                       AGRARIA DI INDONESIA












             A.    Wajah Ilmu sosial dan studi Agraria di Indonesia

                   Sebelum masuk kepada kajian mengenai bagaimana state of the art
             studi agraria di Indonesia, ada baiknya jika kita terlebih dahulu meninjau
             bagaimana dinamika pemikiran ilmu sosial di Indonesia. Studi agraria
             merupakan bagian dari keluarga besar ilmu sosial Indonesia, sehingga sedikit
             atau banyak apa yang terjadi dan menjadi dinamika ilmu sosial secara umum
             juga berpengaruh terhadap apa dan bagaimana studi agraria di Indonesia.
                   Dinamika ilmu sosial di Indonesia tumbuh dan berkembang sangat
             terikat pada konteks global Perang Dingin, yang terjadi setelah Perang
             Dunia II berakhir. Sebagai salah satu negara yang merdeka pasca–Perang
             Dunia II, Indonesia tidak terlepas dari konteks tersebut, dimana dunia
             seolah terbelah dalam dua blok, yaitu blok kaptalis dengan blok komunis.
             Melalui berbagai skema pelatihan, pemberian beasiswa, serta bantuan luar
             negeri, terutama dari Amerika Serikat dan Uni Soviet, ketegangan dua blok
             yang saling bersaing itupun hadir secara konkret di Indonesia. Persaingan
             antara aliran ilmu–ilmu sosial juga merupakan kepanjangan tangan dari
             persaingan politik dan ideologis tadi. Dan kemunculan kembali isu reforma
             agraria juga tidak terlepas dari konteks Perang Dingin tersebut.








                                                                             625
   651   652   653   654   655   656   657   658   659   660   661