Page 10 - SEJARAH PERLAWANAN TERHADAP IMPREALISME DAN KOLOLISME DI DAERAH SULAWESI TENGGARA
P. 10
BAB I
PENDAHULUAN
Daerah Sulawesi Tenggara merupakan suatu propinsi yang
biasa dise but Propinsi Sulawesi Tenggara atau lazim disingkat de-
ngan Sultra dan terletak pada jazirah tenggara pulau Sulawesi.
Sejak terbentuknya daerah ini menjadi propinsi Daerah Tingkat l
pada tanggal 27 April 1964: ibukotanya ialah Kendari.
Daerah ini terletak di sekitar 3 - 7 derajat LS dan 121 - 124
derajat BT. Luasnya meliputi 38.140 Km 2 yang terpapar pada em-
pat kabupaten dan dua kotamadya administratif. Keempat kabu-
paten itu adalah :
I. Kabupaten Kendari ibukotanya Unaaha :
.:. Kabupaten Buton ibukotanya Bau-Bau :
3. Kabupaten Kolaka ibukotanya Kolaka : dan
4. Kabupaten Muna ibukotanya Raha.
sedangkan dua kotamadya itu adalah Kotamadya Kendari dan Ko-
tamadya Bau-Bau. Penduduknya berjumlah 94 1.634 jiwa.
Daerah ini berbatas pada sebelah utara dengan wilayah Pro-
pinsi Sulawesi Selatan dan wilayah Propinsi Sulawesi Tengah, pada
sebelah timur dengan Selat Maluku dan Laut Banda, pada sebelah
selatan dengan Laut Flores dan pada sebelah barat dengan Teluk
Bone.
Daerah ini terdiri dari areal yang cukup luas dengan keduduk-
an yang tampan dan strategis, karena di samping mempunyai da-
ratan yang cukup luas dengan beraneka ragam kekayaan yang ada
di atasnya juga memiliki taut, selat dan teluk yang banyak jumlah-
nya lagi po tensial keadaannya.
Dilihat dari segi letak daerah maka Sulawesi Tenggara meru-
pakan jalur pelayaran Laut Jawa - Laut Flores - Selat Makassar te-
rns ke Laut Banda dan ke bagian timur nusantara Indonesia. Da-
lam jalur pelayaran ini, kota pelabuhan yang paling sering dising-