Page 243 - 95213-undang--undang-nomor-7-tahun-2017-tentang-pemilu
P. 243
PRES IDEN
REPUBLIK INDONESIA
e. memberikan rekomendasi kepada Kpu tentang dugaan
adanya tindakan yang mengakibatkan terganggunya
pelaksanaan Kampanye Pemilu oleh anggot" XpU, KpU
,
Provinsi, KPU Kabupaten/Kota, sekretariJ Jenderal Kpu,
pegawai Sekretariat Jenderal KpU, sekretaris KpU:
Provinsi, pegawai sekretariat KPU Provinsi, sekretaris
KPU Kabupatenf Kota, dan pegawai sekretariat KpU
Kabupaten/Kota berdasarkan laporan Bawaslu provinsi
dan Bawaslu Kabupaten/Kota; dan/atau
mengawasi pelaksanaan tindak lanjut rekomendasi'
pengenaan sanksi kepada anggota KPU, KpU provinsi,
KPU Kabupaten/Kota, Sekretaris Jenderal KpU, pegawai
Sekretariat Jenderal KPU, sekretaris KPU provinsi,'
pegawai sekretariat KPU Provinsi, sekretaris KpU
Kabupaten/Kota, dan pegawai sekretariat KpU
Kabupaten/Kota yang terbukti melakukan tindakan yang
mengakibatkan terganggunya pelaksanaan Kampanye
Pemilu yang sedang berlangsung.
Pasal 322
(1) Dalam hal Bawaslu menerima laporan dugaan adanya
pelanggaran administratif terhadap ketentuan pelaksanaan
Kamparrye Pemilu sebagaimana dimaksud dalam pasal 321
ayat (21 hunf a, Bawaslu menetapkan penyelesaian pada
hari yang sama dengan hari diterimanya laporan.
(21 Dalam hal terdapat bukti permulaan yang culnrp tentang
dugaan adanya pelanggaran administratif oleh pelaksana
kampanye, tim kampanye dan peserta lGmpanye pemilu di
tingkat pusat, Bawaslu menyampaikan temuan dan laporan
kepada KPU.
(3) Dalam hal KPU menerima laporan dan temuan yang
mengandung bukti permulaan yang cukup tentang dugaan
adanya pelanggaran administratif oteh pelaksana kampanye,
tim \ampanye dan peserta Kampanye pemilu sebagaimana
dimaksud pada ayat (21, KpU langsung menetapkan
penyelesaian pada hari yang sama dengan hari diterimanya
laporan. j.
(4) Dalam. . .

