Page 313 - 95213-undang--undang-nomor-7-tahun-2017-tentang-pemilu
P. 313

PRESIDEN
                                                  REPUBLIK INOONESIA



                                                         -27t-




                                     a. pelanggaran Kode Etik KPU, KPU Provinsi, KPU
                                         Kabupaten/Kota, Bawaslu, Bawaslu Provinsi, dan
                                         Ban aslu Kabupaten/ Kota, diteruskan oleh Bawaslu,
                                         Bawaslu Provinsi, dan/ atau Bawaslu Kabupaten/ Kota
                                         kepada  DKPP;
                                     b. pelanggaran administratif Pemilu diproses oleh Bawaslu,
                                         Bawaslu Provinsi, Bawaslu lkbupaten/Kota,  Panwaslu
                                         Kecamatan,  Panwaslu Kelurahan/Desa,  Panwaslu LN,
                                         dan Pengawas TPS sesuai dengan kewenangan  masing-
                                         masing; dan
                                     c. pelanggaran terhadap perahrran perundang-undangan
                                         lainnya yang bukan pelanggaran Pemilu, bukan sengketa
                                         Pemilu, dan bukan tindak pidana Pemilu:
                                         1. diproses oleh Bawaslu, Bawaslu Provinsi,  Bawaslu
                                             Kabupaten/Kota, Panwaslu  Kecamatan,  Panwaslu
                                             Kelurahan/Desa, Panwaslu  LN, dan Pengawas TPS
                                             sesuai dengan kewenangan  masing-masing;  dan/atau
                                         2. diteruskan kepada instansi atau pihak yang
                                             berwenang.

                               (2) Ketentuan lebih lanjut mengenai penanganan  temuan dan
                                   laporan pelanggaran Pemilu diatur dengan Peraturan
                                   Bawaslu.



                                                              Bagian Kedua
                                            Pelanggaran Kode Etik Penyelenggara  Pemilu



                                                               Pasal 456

                               Pelanggaran kode etik Penyelenggara Pemilu merupakan
                               pelanggaran terhadap etika Penyelenggara  Pemilu yang
                               berdasarkan sumpah dan/atau janji sebelum menjalankan tugas
                               sebogai Penyelenggara  Pemilu.



                                                               Pasal 457

                               (1) Pelanggaran  kode etik Penyelenggara Pemilu sebagaimana
                                     dimaksud dalam Pasal 456 diselesaikan oleh DKPP.



                                                                                        (2) Pelanggaran . . .
   308   309   310   311   312   313   314   315   316   317   318