Page 319 - 95213-undang--undang-nomor-7-tahun-2017-tentang-pemilu
P. 319

PRES IDEN
                                                  REPLJBLIK  INDONESIA




                                                         -277 -


                                                                  BAB II

                                                     SENGKETA  PROSES  PEMILU


                                                              Bagan Kesatu

                                                                  Umum


                                                               Pasal 466
                               Sengketa proses Pemilu meliputi                  sengketa yang terjadi
                               afltar-Peserta Pemilu dan sengketa Peserta Pemilu dengan
                               Penyelenggara  Pemilu sebagai akibat dikeluarkannya keputusan
                               KPU, keputusan KPU Provinsi,                     dan  keputusan KPU
                               Kabupaten/Kota.



                                                              Bagian Kedua
                                 Penanganan  Permohonan  Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu



                                                               Pasal467
                               (1)   Bawaslu, Bawaslu Provinsi, dan Bawaslu Kabupaten/ Kota
                                     menerima  permohonan penyelesaian sengketa proses Pemilu
                                     sebagai akibat dikeluarkannya  keputusan  KPU, kepuhrsan
                                     KPU Provinsi, dan keputusan  KPU lkbupaten/Kota.
                               (2t Permohonan penyelesaian sengketa prroses Pemilu
                                     sebagaimana  dimaksud pada ayat (1) disampaikan oleh calon
                                     Peserta  Pemilu dan/atau Peserta Pemilu.
                               (3) Permohonan  penyelesaian  sengketa proses  Pemilu
                                     sebagaimana  dimaksud pada ayat (2) disampaikan secara
                                     tertulis dan paling sedikit memuat:
                                     a. nama dan alamat pemohon;

                                     b. pihak termohon; dan
                                     c. keputusan KPU, keputusan KPU Provinsi,  dan/atau
                                         keputusan KPU Kabupaten/Kota  yang menjadi sebab
                                         sengketa.




                                                                                     (4) Permohonan
   314   315   316   317   318   319   320   321   322   323   324