Page 321 - 95213-undang--undang-nomor-7-tahun-2017-tentang-pemilu
P. 321

PRESIDEN
                                                  REPU BLIK INDONESIA



                                                          -279-




                                     b. penetapan  daftar calon tefen anggota DPR, DPD, DPRD
                                         provinsi,  dan DPRD kabupaten/kota;  dan

                                     c. penetapan Pasangan  Calon.

                               (2t   Dalam hal penyelesaian  sengketa proses Pemilu sebagaimana
                                     dimaksud  pada ayat (1) huruf a, huruf b, dan huruf c yang
                                     dilakukan oleh Bawaslu tidak diterima oleh para pihak, para
                                     pihak dapat mengajukan upaya hukum kepada pengadilan
                                     tata usaha negara.
                               (3)   Seluruh proses pengambilan  puhrsan Bawaslu wajib
                                     dilakukan melalui proses yang terbuka dan dapat
                                     dipertanggungj  awabkan.

                               (4) Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara penyelesaian
                                     sengketa proses Pemilu diatur dalam Peraturan  Bawaslu.



                                                             Bagran Keempat

                                                 Penyelesaian  Sengleta  Proses Pemilu
                                                   di Pengadilan Tata Usaha Negara



                                                                Paragraf 1
                                                                  Umum


                                                               Pasal 470
                               (l)   Sengketa proses Pemilu melalui pengadilan tata usaha
                                     negara meliputi sengketa  yang timbul dalam bidang tata
                                     usaha negara Pemilu antara calon anggota DPR, DPD, DPRD
                                     provinsi, DPRD kabupaten/kota,  atau partai politik caton
                                     Peserta Pemilu, atau bakal Pasangan  Calon dengan KPU,
                                     KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota sebagai akibat
                                     dikeluarkannya  keputusan  KPU, keputusan KPU Provinsi,
                                     dan keputusan KPU lhbupaten/Kota.
                               (2)   Sengketa proses Pemilu sglagainran4  dimaksud pada ayat (t)
                                     merupakan  sengketa  yang timbul antara:

                                     a. KPU dan Partai Politik calon Peserta Pemilu yang tidak
                                         lolos verifikasi  sebagai akibat dikeluarkannya  Keputusan
                                         KPU tentang Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu
                                         sebagaimana  dimaksud  dalam Pasal 173;



                                                                                                b. KPU. . .
   316   317   318   319   320   321   322   323   324   325   326