Page 325 - 95213-undang--undang-nomor-7-tahun-2017-tentang-pemilu
P. 325

FRESIDEN
                                                  REPUELIK INDONESIA



                                                         _283_




                               t2l   Peserta Pemilu anggota DPR, DPD, dan DPRD meng4jukan
                                    permohonan  kepada Mahkamah Konstitusi  sebagaimana
                                    dimaksud pada ayat (1) paling lama 3 x 24 (tiga kali dua
                                    puluh empat)  jam       sejak diumumkan penetapan perolehan

                                     suara hasil Pemilu anggota DPR, DPD, dan DPRD secara
                                     nasional oleh KPU.
                               (3)   Dalam hal pengajuan permohonan  sebagaimana  dimaksud
                                     pada ayat (2) kurang lengkap,  pemohon  dapat memperbaiki
                                     dan melengkapi permohonan paling lama 3 x 24 (tiga kali
                                     dua puluh empat) jam  sejak diterimanya permohonan oleh
                                     Mahkamah  Konstitusi.
                               (4) KPU, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota  wajib
                                     menindaklanjuti  putusan Mahkamah  Konstitusi.



                                                               Pasal 475

                               (1)   Dalam hal terjadi perselisihan  penetapan perolehan  suara
                                     hasil Pemilu Presiden dan Wakil Presiden,  Pasangan Calon
                                     dapat mengajukan keberatan kepada Mahkamah  Konstitusi
                                     dalam waktu paling lama 3 (tiga) hari setelah penetapan hasil
                                     Pemilu Presiden dan Wakil Presiden oleh KPU.
                               (21   Keberatan  s6lagaimana  dimaksud pada ayat (1) hanya
                                     terhadap hasil penghitungan suara yang memengaruhi
                                     penentuan terpilihnya Pasangan Calon atau penentuan
                                     untuk dipilih kembali pada Pemilu Presiden dan Wakil
                                     Presiden.

                               (3)   Mahkamah Konstitusi memutus perselisihan yang timbul
                                     akibat keberatan sebagaimana dimaksud pada ayat (l) dan
                                     ayat (2) paling lama 14 (empat belas) hari sejak diterimanya
                                     permohonan keberatan oleh Mahkamah  Konstitusi.

                               (4)   KPU wajib menindaklanjuti  putusan Mahkamah  Konstitusi.
                               (s)   Mahkamah  Konstitusi menyampaikan putusan hasil
                                     penghihrngan  suara kepada:

                                     a. Majelis Permusyawaratan  Ralryat;
                                     b. Presiden;
                                     c. KPU;

                                     d. Pasangan  Calon; dan


                                                                                               e. Partai . . .
   320   321   322   323   324   325   326   327   328   329   330