Page 27 - novelku part 2 1
P. 27
“Saat itu berawal saat perayaan ulang tahunku, 2 tahun yang lalu. Aku
tidak dapat memilih siapa jodohku sendiri, dan ayahku yang
memilihkannya, dan ya, Putri Rose yang beruntung,” lanjut Pangeran
Yuta.
“Lalu? Apa kau menyukainya saat itu?” tanya Bona.
“Tidak, aku tidak pernah menyukai Putri Rose,” jawab Pangeran Yuta.
“gadis didesa saat itu yang aku sukai adalah Yerim, sekarang dia
sudah pindah ke kota lain karena ayahnya sakit keras.”
Bona mengangguk, “lanjutkan saja, aku akan mendengarkanmu.”
“Semua hal ini terjadi dimulai saat aku tidak sengaja mendengar
percakapan Putri Rose dengan ayahnya, aku ingat betul apa yang ia
katakan, lalu aku cerita kepada adikku.”
Flashback 2 tahun yang lalu . . .
Pangeran Yuta sedang berjalan kembali kekamarnya setelah makan
malam bersama keluarga Rose. Saat ini ia sedang berjalan melewati
perpustakaan secara kebetulan, dan tidak sengaja mendengar
sesuatu.
“Bagaimana? Kau sudah masuk kamar Raja?”
“Belum yah, sepertinya tidak akan berhasil.”
Pangeran Yuta berbalik sebentar dan menguping sedikit, karena rasa
ingin tahunya itu.
“Masuklah saat sedang sepi! Dan cepat ambil hartanya, ini, ayah tahu
kuncinya.”
Mata Pangeran Yuta membulat sempurna saat mendengar itu. Apa-
apaan?
“Baik ayah, Rose berjanji, ini juga kepentingan Kerajaan kita, Kerajaan
kita harus menang dari kerajaan Pangeran Yuta!”
27

