Page 694 - Karen Armstong - Sejarah Tuhan
P. 694
http://pustaka-indo.blogspot.com
wujud manusia. Lebih lazim dipakai untuk seseorang yang
diyakini menubuhkan atau sebagai inkarnasi Tuhan.
Âyah (jamak, ayat) (b. Arab). Tanda, kiasan. Di dalam Al-
Quran, manifestasi Tuhan di dunia.
Banat Allah (b. Arab). Putri-putri Tuhan: di dalam Al-
Quran, frase itu merujuk kepada tiga dewi pagan Allat, Al-
Uzza, dan Manat.
Baqa’ (b. Arab). Kekekalan. Kembalinya seorang mistikus
sufi kepada pribadinya yang telah ditingkatkan dan diperluas
setelah puncak peniadaan dirinya (fana‘) dalam Tuhan.
Bâthin (b. Arab). Makna terdalam Al-Quran. Seorang
batini adalah seorang Muslim yang mempersembahkan diri
kepada pemahaman esoterik dan mistikal terhadap iman.
Bhakti (b. India). Pengabdian kepada pribadi Buddha atau
kepada dewa-dewa Hindu yang turun ke bumi dalam bentuk
manusia.
Bodhisattva (b. India). Yang akan menjadi Buddha. Orang-
orang yang telah menunda nirvana pribadinya sendiri untuk
membimbing dan menyelamatkan manusia yang sengsara
dan tidak tercerahkan.
Brahman. Istilah Hindu untuk suci sakral yang menopang
seluruh eksistensi; makna batin eksistensi.
Buddha (b. India). Orang yang tercerahkan. Gelar yang
diberikan kepada orang yang mencapai nirvana, namun
sering dinisbahkan kepada Siddharta Gautama, pendiri
Buddhisme.
Dzikr (b. Arab). “Mengingat” Tuhan. Dalam sufisme, zikir
~687~ (pustaka-indo)

