Page 28 - MATERI AGAMA HUBUNGAN GEREJA DAN DUNIA
P. 28
C. Ajaran Sosial Gereja
Sejak perkembangan industri modern, massa buruh berjubel ke kota-kota besar
tanpa jaminan masa depan. Maka timbullah berbagai masalah sosial baru yang berat
anatara lain upah yang adil, kepastian tempat kerja, hak mogok, yang pada dasarnya
mempertanyakan juga adil tidaknya struktur masyarakat itu sendiri.
Supaya tidak tertinggal dari gerakan komunisme yang memperjuangkan nasibkaum
buruh, ada imam-imam yang mulai melibatkan diri dalam pastoral kaum seperti imam
muda dalam kisah di atas. Kemudian, para Paus pun mulai mengeluarkan ensiklik-
ensiklik yang memuat ajaran sosial Gereja.
1. Arti dan Makna Ajaran Sosial Gereja
Ajaran sosial gereja adalah gereja mengenai hak dan kewajiban berbagai anggota
masyarakat dalam hubungannya dengan kebaikan bersama dalam lingkup nasional
maupun internasional.
Ajaran sosial Gereja merupakan tanggapan Gereja terhadap fenomena atau
persoalan-persoalan yang dihadapi oleh umat manusia dalam bentuk himbauan, kritik
dan dukungan. Ajaran sosial Gereja bersifat lunak, bila dibandingkan dengan ajaran
Gereja dalam arti ketat, yaitu dogma. Dengan kata lain, ajaran sosial Gereja
merupakan bentuk keprihatinan Gereja terhadapa dunia dan umat manusia dalam
wujud dokumen yang perlu disosialisasikan. Karena masalah-masalah yang dihadapi
oleh manusia beragama bervariasi, dan ini dipengaruhi oleh semangat dan kebutuhan
zaman, maka tanggapan Gereja juga bervariasi sesuai dengan isu sosial yang muncul.