Page 278 - AR DPBM-2016--SMALL
P. 278
Ikhtisar Utama Laporan Manajemen Profil Dana Pensiun Bank Mandiri
Key Financial Highlights Management Report Dana Pensiun Bank Mandiri Profile
1. Pengawasan aktif Direksi dan Dewan Pengawas. 1. Active supervision by the Board of Directors and
Supervisory Board.
Pengawasan aktif Pengurus dan Dewan Pengawas terkait The active supervision of the Managing Board and the
dengan penerapan Manajemen Risiko sangat memadai, Supervisory Board in relation to the application of Risk
yang tercermin dari: Management is adequate, as reflected in:
a. Pengurus dan Dewan Pengawas dan Kepala Divisi a. The Managing Board and the Supervisory Board and
terkait mengadakan rapat koordinasi untuk membahas the Head of the relevant Divisions holding coordination
isu-isu penting dalam pengelolaan Dana pensiun, baik meetings to discuss important issues in the management
menyangkut Laporan Keuangan, kegiatan investasi of the Pension Fund, including financial statements,
maupun Kepesertaan. investment and membership activities.
b. Dewan Pengawas menekankan pentingnya melaksanakan b. The Supervisory Board emphasizes the importance of
Manajemen Risiko secara konsisten untuk menjaga dan consistently implementing Risk Management to maintain
meminimalisir risiko dalam pengelolaan Dana Pensiun. and minimize risks in the management of the Pension Fund.
c. Monitoring terhadap pencapaian rencana kerja dilakukan c. Monitoring of work plan achievements is carried out in
dalam performance review yang dilaksanakan tiga bulan performance reviews that are held every three months.
sekali. Dalam performance review tersebut juga dibahas The performance reviews also discuss the performance
mengenai kinerja Dana Pensiun secara keseluruhan. of the Pension Fund as a whole.
d. Dewan Pengawas selalu menekankan agar senantiasa d. The Supervisory Board always insists that performance
melaksanakan tugas sesuai dengan prinsip kehati- of duties is carried out in accordance with the principle
hatian yaitu dalam melaksanakan tugas senantiasa of prudence and is always carried out based on the
berdasarkan ketentuan yang berlaku. prevailing provisions.
2. Kecukupan kebijakan, prosedur dan penetapan limit risiko. 2. Adequacy of policies, procedures and stipulation of risk
Kebijakan pengelolaan investasi DPBM tertuang dalam limits.
arahan investasi yang telah ditetapkan oleh Pendiri dan The DPBM investment management policy contains
Dewan Pengawas. Arahan investasi merumuskan strategi the investment directives set by the Founder and the
Manajemen Risiko yang sesuai terhadap strategi bisnis Supervisory Board. Investment directives formulate the
DPBM secara keseluruhan dengan memperhatikan tingkat appropriate Risk Management strategy for the overall
Risiko yang akan diambil (risk appetite) dan toleransi Risiko DPBM business strategy by taking into account the level
(risk tolerance) DPBM. Pada arahan investasi mengatur of risk appetite and DPBM risk tolerance. Investment
batasan investasi dan kesesuaiannya per jenis investasi serta directives regulate investment constraints and suitability
larangan-larangan investasi. Strategi investasi dilaksanakan per investment type as well as investment restrictions.
setelah dilakukan kajian yang memadai terhadap jenis-jenis Investment strategy is implemented after an adequate
investasi sebagaimana diatur pada arahan investasi dan assessment of the types of investment as directed by the
pedoman investasi yang telah dimiliki DPBM. Penetapan investment guidelines owned by DPBM. Determining the
limit risiko untuk masing-masing jenis investasi telah diatur risk limit for each type of investment has been set in the
di dalam pedoman investasi. Batasan penempatan untuk investment guidelines. Placement limits for each type of
masing-masing jenis investasi di analisa secara kualitatif investment are analyzed qualitatively and quantitatively
maupun kuantitatif sebelum dilakukannya penempatan. prior to placement.
Secara keseluruhan DPBM memiliki 26 Pedoman dan Overall DPBM has 26 clear and strong Guidelines and
Standard Operational Procedure (SOP) yang jelas dan Standard Operational Procedures (SOP) as the foundation
kuat sebagai landasan pengelolaan DPBM. Evaluasi atas for DPBM management. Evaluation of the effectiveness
efektivitas Sistem Manajemen Risiko dilakukan secara berkala of the Risk Management System periodically includes
meliputi review dan monitoring implementasi manajemen periodic reviews and monitoring of risk management
risiko secara berkala setiap 6 bulan sekali, penyusunan implementation once every 6 months, preparation of
laporan limit risiko investasi secara berkala setiap 3 bulan periodic investment risk limit reports once every 3 months,
sekali, dan rapat pembahasan terkait risiko di tingkat Kepala and risk-sharing meetings at the Division Head, Managing
Divisi, Pengurus, maupun Dewan Pengawas. Board, and Supervisory Board level.
278 Laporan Tahunan 2016 Annual Report | Dana Pensiun Bank Mandiri

