Page 139 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 139
MERAWAT NKRI ALA KYAI MUDA | Tokoh-tokoh Inspiratif dari Pesantren
Sebaliknya, sesuatu yang menurut bahasa lahir terasa baik dan
nikmat, tetapi nurani meyakini bahwa sesuatu itu salah, karena
merugikan umat, beliau tidak segan-segan untuk menjauhinya.
Tindakan ini beliau lakukan untuk menjaga hal-ihwal ruhaninya
agar tetap mantap bersama Allah. Konsep tasamuh dan tawasuth
pun menjadi “ruhul hayat” bagi Kiai Masduki. Konsep ini tercer-
min dalam perilaku beliau. Perilaku ini berperan penting dalam
segala aktivitas kehidupan beliau.
Terbukti, ketika acara pelantikan para pengurus NU Goronta-
lo yang dilaksanakan di pondok, beliau dengan seluruh jemaah
yang beliau pimpin menjadi tuan rumah yang baik, dan tidak
satu rupiah pun diminta untuk kebutuhan dekorasi panggung
dan konsumsi ringan maupun berat. Beliau dan masyarakat di
lingkungan pondok menyadari pentingnya menghargai dan
memuliakan tamu.
Perjalanan hidup Kiai Masduki tergambar dari perilakunya se-
hari-hari sebagai perwujudan dan sosok yang relatif utuh dan
komprehensif. Beliau seorang figur kiai muda yang tawadhu’,
sekaligus seorang intelektual. Dalam keadaan normal, beliau
menjadi seorang penghibur orang yang sedang susah dan gun-
dah-gulana laksana seorang nabi sebagai al-mubasysyir. Jiwan-
ya yang tulus-ikhlas dalam melakukan setiap perbuatan menjadi
mata air penyejuk kegersangan jemaah yang diterpa berbagai
masalah. Baginya, setiap perbuatan di jalan Allah adalah ibadah.
Dulu Anak “Ugal-Ugalan”, Kini Pengasuh Pondok
Masa remaja adalah masa keemasan namun penuh problema-
tika. Pada masa inilah segala macam godaan dan kesenangan
duniawi senantiasa memburu kepribadian para remaja.Masduki
| 125

