Page 142 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 142
Kiai Ahmad Masduki | Kiai bagi Semua Lapisan Masyarakat
mata Kiai Muhadjir adalah seorang pemuda yang penurut dan
ta’at dalam beribadah. Ketekunan dan kesungguh-sungguhan
dalam belajar membuahkan hasil yang baik, diusia 21 tahun atau
duduk di kelas 3 ibtidah diniyah, Masduki mulai belajar memba-
ca kitab walapupun belum lancar.
Salah satu kitab yang beliau senangi adalah Kitab Nahwu Juru-
miyah yang ditulis oleh Syaikh Shon Haji. Sementara oleh Kiai
Harun Syafi’I pengasuh pondok Sirajuth Thalibin Blitar me-
minta Masduki untuk mengajar Kitab Jurumiyah. Tugas menga-
jar ia jalani dengan baik sejak tahun 2006, setelah beliau tamat
aliyah sampai 2007 sampai 2010 sebagai bentuk pengabdian
untuk pesantren. Selain belajar kitab Nahwu Jurumiyah, beliau
pula mendalami Fiqh Fathul Qorib karangan Syaikh Syamsu-
din, Sarah Fathul Qorib oleh Syaikh al Bajuri, Tauhid kifayatul
awam, dan Tanwirul Qulub. Selain itu pula beliau selalu mengi-
kuti Bahtsul Masa’il.
Kiai Harun Syafi’I adalah satu-satunya Kiai yang menjadi tel-
adan bagi Masduki. Beliau banyak menimba ilmu dari Kiai Ha-
run Syafi’I terutama dalam mengikuti ta’alim muta’alim tahun
2002 dan pendalaman pengajian Tafsir Jalalain dan Ihya Ulumu
Din pada tahun 2004 sampai 2011. Ngaji ini beliau lakukan se-
lain untuk memperoleh ilmu agama yang baik dan komprehen-
sif, juga untuk tabarukan yaitu memperoleh barakah dan ketena-
gan dalam hidup ini.
Sebelum menjadi pengasuh Pondok, Kiai Masduki menjalani
profesi sebagai buruh dan petani. Beliau bekerja dengan sepenuh
hati guna mencari rezeki untuk anak dan istri di rumah.Beliau
sangat beruntung karena memiliki seorang istri yang shalehah
dan memahami kondisi suaminya. Pada tahun 2015, beliau di-
minta oleh Kiai Harun Syafi’I untuk mendirikan dan memba-
| 128

