Page 146 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 146

ali qahar |  Pendiri Pesantren ASSALAM


            Ali Qahar, atau yang kemudian hari lebih akrab dengan pang-
            gilan Aang, adalah pemuda berbakat dan menjiwai dunia anak-
            anak jalanan. Ia dilahirkan di Jakarta, pada 8 agustus 1971 M
            dari  pasangan  KH Muhammad Aly dan  Hj Hafsah, keluarga
            yang sangat religius dan pendidik untuk anak-anak dan keluarga
            yang ada di lingkungan Betawi yang beralamat di Klender Ja-
            karta Timur.


            Ali Qahar atau Aang kecil dididik langsung oleh ayahandanya
            bersama  saudara-saudara  dan  juga  teman  sebayanya  di  kam-
            pungnya. Dari ayahnya, di usia 10 tahun yang tergolong masih
            anak-anak, Ali Kecil sudah menamatkan pendidikan baca tulis
            Alquran,  juga  kitab  Safinanatun  Naja,  Fathul  Qarib, Aqidatul
            Awam, dan Jurumiyah. Bahkan ia juga menghapal dengan baik
            kitab barzanji dan syaraful Anam.

            Menurutnya, didikan ayahnya terlalu keras, saudara-saudaranya
            tidak ada yang dibolehkan sekolah negeri, sekolah milik pemer-
            intah. Pendidikan yang sesungguhnya bagi Kiai Muhammad Aly
            adalah pondok pesantren.

            Aang sebagai anak bungsu sempat dinegosiasikan oleh ka-
            kak-kakaknya  agar dibolehkan  sekolah SD, dengan berbagai
            rayuan dan alasan kemudian sang ayah mengizinkannya dengan
            syarat, Aang kecil tetap mengikuti pengajian pagi selepas Sub-
            uh sampai selesai dan harus sudah sampai di rumah saat adzan
            Dhuhur berkumandang, Aang harus ikut berjamaah sholat lima
            waktu bersama ayahnya.


            ‘Berkeliling’ dari Pesantren ke Pesantren

            Kemudian Aang pun berbahagia bisa menikmati bangku seko-
            lah bersama-sama teman sebayanya. Sayangnya, tidak sampai



            | 132
   141   142   143   144   145   146   147   148   149   150   151