Page 306 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 306

ahmad habibul amin |  Ciptakan Pondok Berbasis Ekonomi Kemasyarakatan


            dengan  menggunakan angkutan sepeda, karena saat itu belum
            ada mobil angkutan umum dari Hantakan ke kota Barabai. Un-
            tuk sampai ke Desa Pemangkih, lokasi pesantren Ibnul Amin, ia
            pun harus berganti armada mobil angkutan dari  Barabai. Ku-
            rang lebih enam tahun ia belajar di pesantren Ibnul Amin, dari
            tahun 1985 hingga 1991.

            Ketika menuntut ilmu di Ibnul Amin, Arsyad dikenal sebagai
            murid yang rajin hingga dijuluki sebagai singa lokal oleh
            teman-temannya. Hal ini dikarenakan selama dua tahun ia ra-
            jin membaca ulang (muthala’ah) pelajaran agama yang telah  ia
            terima dari gurunya, hingga rela tidur di tempat belajar, yang
            disebut dengan lokal. Ia juga sempat dijuluki “kamus berjalan”
            karena banyak menghafal kosa kata bahasa Arab. Ia diakui se-
            bagai santri yang cerdas, tekun dan rajin belajar. Selama belajar
            di Ibnul Amin, ia mendalami ilmu nahwu dan sharaf atau ilmu
            gramatika  dan  tata  bahasa,  sebagai  bekal  ia  mempelajari  ki-
            tab-kitab berbahasa Arab, atau yang biasa disebut kitab kuning.

            Setelah menimba ilmu selama enam tahun di pesantren Ibnul























            Memberikan Bimbingan Manasik haji bagi calon jama’ah haji Kab. Hulu Sungai Tengah 1438 H

            | 292
   301   302   303   304   305   306   307   308   309   310   311