Page 308 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 308

ahmad habibul amin |  Ciptakan Pondok Berbasis Ekonomi Kemasyarakatan

























            Memimpin acara zikir akbar pada peringatan Hari Amal Bakti di Aula Kemenag Kab. Hulu Sungai
            Tengah
            istri menyusul untuk menemaninya belajar hingga tahun 1996.


            Di Mekkah, ia menuntut ilmu kepada ulama-ulama yang beras-
            al dari  berbagai negara, di antaranya: Syekh Makki Pakistani
            dari India, Syekh Abdul Karim Al Banjari, dan Syekh Hudri Al
            Banjari dari Indonesia. Dengan semangat berkobar, Arsyad me-
            nimba ilmu agama dengan tekun dan sabar kepada ustadz/guru
            di sana. Jika merasa tidak puas dengan penjelasan guru tentang
            suatu masalah, maka ia tidak pernah segan untuk bertanya dan
            minta penjelasan.


            Tahun 1996 ia pulang ke kampung halaman,  kemudian tetap
            melanjutkan mengajar di Hayatul Ulum. Tidak lama kemudian,
            ia diberikan amanat oleh KH. Sayuti untuk menjadi pengasuh
            atau pimpinan di pondok pesantren tersebut. Mulai saat itulah
            ia terus berbenah untuk memajukan pendidikan Islam di keca-
            matan Hantakan. Berbekal ilmu yang telah ia dapatkan, serta
            pengalamn yang ia peroleh selama menuntut ilmu, Arsyad ter-
            us membangun pesantren agar mampu mencetak  para santri


            | 294
   303   304   305   306   307   308   309   310   311   312   313