Page 315 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 315
MERAWAT NKRI ALA KYAI MUDA | Tokoh-tokoh Inspiratif dari Pesantren
telah mendapatkan izin penyelengaraan Program Wajib Belajar
Pendidikan (Wajar Dikdas) Sembilan Tahun Tingkat Ula dan
Wustha. Maka pada Tanggal 26 juni 2004 pondok pesantren re-
smi memulai Program Wajar Dikdas Tingkat Ula yang setara
dengan Sekolah Dasar (SD/MI) dan juga menyelenggarakan
Program Wajar Dikdas Tingkat Wustha yang setara dengan
SMP/MTs hingga sekarang.
Pada pertangahaan tahun 2009 pondok pesantren juga telah
mendapatkan izin penyelenggaraan Program Paket C dari Kan-
tor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Tengah seh-
ingga program tersebut juga terus berjalan sampai sekarang.
Awal tahun 2004, Arsyad memperluas area pesantren dengan
membuka lahan baru yang asalnya hutan dan perkebunan, dan
pada pertengahan 2005 mulai membangun pondok pesantren
yang baru. Di area lahan baru dibangunlah mushalla, rumah de-
wan guru, asrama santri, WC, kantor, ruang makan serta kios
untuk keperluan santri. Hingga Awal 2008 pembangunan sele-
sai, maka asrama santri dan kegiatan pengajian dipindahkan ke-
tempat yang baru. Sehingga mulai pertengahan 2008, pesantren
mulai menerima santri perempuan.
Saat ini, Arsyad menjabat sebagai Ketua Majlis Ulama Indone-
sia (MUI) Kecamatan Hantakan, juga menjabat sebagai Katib
Syuriah pada Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten
Hulu Sungai Tengah periode 2014-2019. Di tengah pergulatan
mengasuh para santri, Arsyad juga hampir tiap tahun di minta
oleh Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Tengah un-
tuk memberikan bimbingan manasik haji.
Kegiatan dakwahnya juga mulai diakui pengaruhnya. Mas-
yarakat merasa senang dengan cara dia menyampaikan materi
| 301

