Page 321 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 321

MERAWAT NKRI ALA KYAI MUDA | Tokoh-tokoh Inspiratif  dari Pesantren


            di sore hari. Itu memberinya kesempatan luas untuk membaca
            buku-buku koleksi Mbah Umar di kamar nomor 4, yang saat itu
            menjadi perpustakaan pribadi beliau.


            Setelah menyelesaikan pendidikannya di MA Al-Muayyad, ia
            masuk di Universitas Sebelas Maret (UNS), Fakultas Ilmu So-
            sial dan Politik pada jurusan Ilmu Komunikasi. Ia beruntung
            karena mendapatkan beasiswa Supersemar beberapa tahun dan
            melanjutkan pendidikan masternya di program studi Pendidikan
            Sejarah di Universitas Negeri Jakarta KPK UNS. Di tengah-ten-
            gah kesibukannya, ia tetap mengajar di Pesantren Al-Muayyad,
            tempat ia nyantri sejak kecil.


            Untuk menambah  pengalaman  dan kemandiriannya,  ia  juga
            bekerja  di sela-sela  waktu belajar  formalnya.  Kesenangannya
            bekerja ini menjadikannya akrab dengan beragam profesi, dari
            pertukangan,  percetakan,  penerbitan,  sampai  ke pendidikan
            masyarakat.

            Masih berstatus mahasiswa S-1, ia diberi amanah menjadi Wakil
            Sekretaris  PCNU Surakarta.  Setelah  lulus S-1 menjabat  Sek-
            retaris dan kemudian Ketua Tanfidziyah di cabang yang sama.
            Saat pergantian kepemimpinan nasional, pasca lengsernya Pres-
            iden Soeharto, Pak Dian menjabat sebagai Ketua Tanfidziyah.
            Periode itu disebut Pak Dian sebagai “memberikan pengalaman
            luar biasa, karena Soloraya termasuk kawasan menentukan se-
            cara politik dan ideologis.” Sekarang menantu KH M Salman
            Dahlawi ini masuk di jajaran Wakil Rais Syuriyah PWNU Jawa
            Tengah.


            Tahun 1983 ia ikut mentoring guru bersama 5 sejawat alumni
            MA Al-Muayyad angkatan 1983. Dalam proses kaderisasi guru
            itu ia ditugaskan mengajar di SMP Al-Muayyad mengampu mata



                                                                      | 307
   316   317   318   319   320   321   322   323   324   325   326