Page 365 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 365
MERAWAT NKRI ALA KYAI MUDA | Tokoh-tokoh Inspiratif dari Pesantren
“Hari ini mereka maksiat, besok mereka tidak bertobat, tapi
bagaimana kamu tahu mereka bisa melahirkan generasi yang
memuliakan Allah,” Jibril menjawab lagi, Nabi Ibrahim masih
belum terima, “Bagiamana kalau mereka tidak bertobat,”
“Betul mereka maksiat, besok mereka tidak bertobat, yang pas-
ti mereka akan mati dan menghadap pada Allah, terserah Allah
menghukum mereka,” tutup Jibril.
Tapi masih saja nabi Ibrahim belum puas dengan jawaban Ma-
laikat Jibril. Allah yang tahu isi hati Nabi Ibrahim, kemudian
mengujinya. Allah memerintahkan agar Ibrahim menyembelih
anak kesayangannya, Ismail. Nabi Ibrahim sebagai utusan Allah
pun teguh pada perintah Allah dan bersedia menyembelih Nabi
Ismail.
Hingga detik-detik sesaat pisau mendarat ke leher Ismail, datan-
glah Malaika Jibril menghentikan Ibrahim dan menggantikan
Ismail dengan domba.
“Nabi Ibrahim, saya datang lagi diutus Allah. Allah memerin-
tahkan menggantikan dengan domba,” kisah Taufiq menuturkan
kutipan Jibril dalam Kitab Al Hikam.
Setelah selesai menyembelih domba, Jibril lalu menanyakan
bagiamana perasaan Ibrahim. “Setelah hampir menyembelih
Ismail, inilah perintah yang paing berat. Saya diperintahkan
menghancurkan berhala Namruj, saya tak takut mati dengan ten-
taranya, saya diperitahkan lompat ke api, saya juga tidak takut.
Tapi menyembelih putera sendiri, andaikan saya bukan Nabi dan
Rasul, saya tidak mungkin melakukannya,” kisah Ibrahim.
“Hai Ibrahim, ketahuilah kasih sayangmu pada Ismail belum ada
| 351

