Page 41 - sektorpublik
P. 41

B.  Contoh  sederhana    Strategi  Pelayanan  Publik  (Kebutuhan

                Pegawai Negeri Sipil)
                      Dalam  analisis  jabatan  dan  kepangkatan  terdapat  beberapa

               bidang tugas yang belum terisi karena perlunya personil yang sesuai
               dengan  keahliannya.  Apa  yang  menjadi  kekuatan  diorganisasi  Biro

               Kepegawaian itu, yaitu faktor yang mendukung atau penguat sehingga

               Biro ini memerlukan tambahan pegawai untuk organisasi dilingkungan
               pemerintahan tersebut. Apa kelemahan  dalam  proses rekruitment itu

               mungkin kepanitiaannya tidak mampu ditangani sendiri oleh Biro urusan
               kepegawaian itu maka memerlukan tenaga dari instansi terkait,  misal

               organisasi  yang  membutuhkan  pegawai  baru,  tenaga  ahli  pemeriksa

               hasil test, tenaga pengamanan sehingga tidak terjadi kerusuhan yang
               dapat mengganggu jalannya test penerimaan pegawai tersebut,bagian

               perlengkapan  dan  pembiayaan,  semua  direkrut  menjadi  panitia
               penyelengara  penerimaan  CPNS.perkiraan  yang  menjadi  ancaman

               adalah  kemungkinan  gangguan  keamanan,  atau  cuaca  yang  dapat

               menghambat jalannya proses rekruitment dan bisa juga keterlambatan
               pengiriman soal, ini perlu diantisipasi. Yang paling penting dalam SWOT

               ini  perlu  ditambahkan  nilai  yaitu  kebersamaan  antara  panitia,
               koordinasi, dan kejujuran.

                      Perlu  tersedia  data  atau  informasi  yang  akurat  apabila  ingin
               memperoleh  analisa  yang  akurat,  dengan  data  yang  relevan  dan

               uptodate, sehingga dapat memprediksi dan memproyeksikan hasil yang

               akan  dicapai,  didukung  pula  apabila  sepanjang  data  itu  pula  bersifat
               seimbang dan tidak memihak.

            6. Pengawasan dan monitoring, sejauh mana pelayanan dilakukan yang

               mengacu  pada  kualitas  hasil  kinerja,  ketepatan  waktu,  efisiensi,

                                                                                        37
   36   37   38   39   40   41   42   43   44   45   46