Page 57 - sektorpublik
P. 57

termasuk Pegawai Negeri pusat, Pegawai Negeri Negara bagian, Pegawai

            Negeri  Gabungan,  Dinas  Pendidikan,  Kehakiman,  Dinas  Hukum,
            Kepolisian dan Angkatan Bersenjata.


            Pendirian Awal

                    Pegawai Negeri Malaysia mewarisi warisan dari Pelayanan Publik

            Inggris  dengan  perubahan  mendasar  yang  signifikan  terjadi  selama  50
            tahun terakhir. Menelusuri sejarah singkat Pegawai Negeri Malaysia, awal

            berdirinya  pada  akhir  tahun  1700  ketika  British  East  India  Company
            menguasai Penang. Pada saat itu pamong praja merekrut pegawai yang

            terbaik dan tercerdas yaitu sarjana dari Inggris untuk  diangkat sebagai

            pegawai administrasi.
                    The Northcote-Trevelyan melaporkan pada tahun 1845 ditetapkan

            etos pelayanan publik yang menekankan bahwa:
                1.  Pegawai  Negeri  netral  dari  pengaruh  politik  berarti  loyalitas

                    sepenuhnya didesikasikan kepada pemerintah tanpa embel-embel

                    politiknya;
                2.  Pegawai Negeri yang profesional, harus bekerja secara jujur dan

                    sesuai saran, ditujukan untuk kepentingan publik dan patuh kepada
                    Menteri dan Kabinet; dan

                3.  Pelayanan publik harus memberikan stabilitas berkelanjutan ketika
                    ada perubahan dalam pemerintahan.

                    Prinsip dasar ini menetapkan sifat dan karakter dari Pegawai Negeri

            Sipil Malaysia selama 50 tahun terakhir sejak kemerdekaan. Sementara
            itu, pada akhir tahun 1800 dengan melihat penggabungan dari Pegawai

            Negeri  Pusat  Malaysia  dan  negara  bagian  menjadi  layanan  terpadu
            tunggal yang dikenal sebagai Federated Malay States Civil Service (FMS).


                                                                                        53
   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61   62