Page 161 - Candi Indonesia (Jawa)
P. 161
CANDI WATU GUDIG
Candi Watu Gudig ada di sebelah barat-daya Situs Ratu Boko Alamat
Dusun Jobohan, Bokoharjo, Prambanan,
dan Sungai Opak di sebelah timurnya. Penyebutan Watu Gudig Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta
merupakan nama yang diberikan penduduk setempat, karena dulu Koordinat
7° 39’ 44,420” LS 110° 28’ 50,999” BT
batu-batu candinya ditumbuhi lumut. Di permukaan batunya tampak Ketinggian
413 mdpl
bintik-bintik seperti penyakit kulit (JXGKLJ: Jawa). Belum ada
informasi yang jelas mengenai siapa pendirinya, namun ada yang
memperkirakan dibangun pada abad ke-9 Masehi.
Tidak banyak yang dapat diuraikan tentang karakteristik
Candi Watu Gudig, bangunannya sudah tidak jelas lagi. Di
situs Candi Watu Gudig hanya ditemukan batu-batu andesit
yang ukurannya besar berbentuk umpak (alas tiang atau tempat
bertumpunya tiang bangunan) sebanyak 44 buah. Bagian bawah
umpak berbentuk bujur sangkar, sedang bagian atasnya bundar
dengan tonjolan di bagian tengahnya. Ukuran umpak batu ada
yang bergaris tengah 65 cm, dan ada yang bergaris tengah 35 cm.
Belum dapat dijelaskan apa fungsi umpak batu tersebut. Dengan
ditemukannya arca \RQL, maka setidak-tidaknya dapat diketahui
Candi Watu Gudig bernafaskan agama Hindu. (rtm)
Candi Watu Gudig is located on the south-west of Ratu Boko Site and the Opak River runs
on the eastern part of the temple. The present name of the temple, Watu Gudig, was given by
the locals because the temple stones were overgrown with moss and the surface of the stones is
covered by skin-diseases-like spots (Javanese: gudhig, skin disease). Information on the founder
of the temple is not clear, but the temple is estimated to be built circa the 9 century AD.
th
Not much to tell about the characteristic of Candi Watu Gudig, the temple building is
QR ORQJHU LQWDFW $W &DQGL :DWX *XGLJ VLWH RQH FDQ ¿QG SHGHVWDO VKDSHG ODUJH DQGHVLWH
stones (as the base of the column structure). The lower part of the base is square in shape
and the upper part is round with a bulge or portruding part in the middle. Some stone bases
measuring 65 cm and some measuring 35 cm in diameters. The function of the base is not
clear yet. The discovery of yoni indicates that Watu Gudig is a Hindu temple. (rtm)
133

