Page 173 - Candi Indonesia (Jawa)
P. 173
CANDI BUBRAH
Candi Bubrah yang terbuat dari batu andesit, berdenah persegi Alamat
Dusun Bener, Bugisan, Prambanan,
panjang, dan berukuran 12 x 12 meter itu keadaannya sudah sangat Klaten, Jawa Tengah
rusak, tinggal reruntuhan setinggi dua meter. Mungkin ketika ditemukan Koordinat
7° 45’ 0,000” LS 110° 29’ 24,000” BT
pertama kalinya candi itu memang sudah dalam kondisi hancur Ketinggian
171 mdpl
berantakan. Itu sebabnya masyarakat menyebutnya sebagai Candi
Bubrah (rusak: EXEUDK. Jawa).
Candi Bubrah menghadap ke timur. Tinggi kakinya sekitar dua
meter dan masih tampak hiasan pahatan berpola simetris sepanjang pelipit
atasnya. Di dinding kaki candinya tidak terlihat adanya sisa-sisa relief.
Meskipun sudah sangat rusak, Candi Bubrah dapat dikenali
berciri Buddha. Ketika pertama kali ditemukan masih terdapat beberapa
arca Buddha tidak utuh lagi (tanpa kepala) yang terletak di halaman
candi.(hns)
Candi Bubrah made of andesite stone, with a rectangular layout,
and measuring 12 x 12 meters was in ruined condition, leaving a
mound of ruins as high as two meters. Probably it was already in
UXLQHG FRQGLWLRQ ZKHQ LW ZDV ÀUVW GLVFRYHUHG 7KDW·V ZK\ WKH ORFDOV FDOO
it Candi Bubrah (broken: bubrah in Javanese language).
Candi Bubrah is facing east. Foot of the temple is about two feet
tall and adorned with symmetrical carvings along its upper pelipit or
moulding. No visible reliefs are found on the foot walls of the temple.
Although in a heavily damaged condition, Candi Bubrah can
be concluded as a Buddhist temple recognized from its characteristic.
:KHQ ÀUVW GLVFRYHUHG WKHUH ZHUH VHYHUDO KHDGOHVV %XGGKD VWDWXHV IRXQG
on the temple courtyard. (hns)
145

