Page 195 - Candi Indonesia (Jawa)
P. 195

terdapat pelataran yang kosong tanpa ada bangunan apa
                pun. Mungkin dahulunya di tempat itu akan dibangun
                candi yang ketiga. Kedua Candi Barong tersebut
                tidak memiliki bilik candi dan pintu masuk, walaupun
                kedua badan candi ini -ketika dibongkar dalam rangka   yard without any construction on it. Probably it was prepared
                pemugaran- mempunyai rongga di dalamnya. Pada       for the third temple construction site. Both Candi Barong do

                keempat sisi badan candi-candi tersebut terdapat relung   not have any chambers or entrances, although both bodies of
                kosong, yang mungkin dahulunya diisi dengan arca.   the temples - when the temple was dismantled for restoration
                Relung-relung tersebut dihiasi hiasan .DOD 0DNDUD.   – have a hollow area within them. On all four sides of the
                Bentuk dan ukuran kedua candi tersebut relatif sama,   body walls of these temples are empty niches, which probably
                yang berbeda mungkin arca-arcanya yang terdapat pada   housed statues in the past. Niches were adorned with Kala-
                relung-relungnya. Di Candi Barong ditemukan dua arca   Makara ornaments. The shape and size of the two temples
                'HZL ĝUƯ  GXD DUFD :LVQX  VHEXDK DUFD *DQHĞD \DQJ   are relatively similar, the difference is perhaps the statues
                belum selesai, dan dua arca lainnya yang tidak dapat   SXW LQ WKH QLFKHV  7ZR VWDWXHV RI WKH *RGGHVV RI ĝUƯ  WZR
                GLLGHQWL¿NDVL  GDQ KLDVDQ NHUDQJ EHUVD\DS  ĞDQJNKD)   VWDWXHV RI 9LVKQX  DQ XQ¿QLVKHG VWDWXH RI *DQHVKD  DQG WZR
                yang merupakan lambang Dewa Wisnu. Berdasarkan      RWKHU VWDWXHV WKDW FDQ QRW EH LGHQWL¿HG  DQG ZLQJHG VKHOOV
                temuan tersebut dapatlah diketahui bahwa Candi Barong   (sangkha) ornaments which is a symbol of Lord Vishnu were
                merupakan percandian agama Hindu dan diperkirakan   GLVFRYHUHG LQ &DQGL %DURQJ  %DVHG RQ WKHVH ¿QGLQJV LW FDQ
                GLJXQDNDQ XQWXN SHPXMDDQ NHSDGD 'HZL ĝUƯ \DQJ       be concluded that Candi Barong is a Hindu temple compound
                merupakan Dewi Kesuburan. Hiasan “Barong” (NDOD)    DQG LV SUREDEO\ XVHG WR ZRUVKLS WKH *RGGHVV RI ĝUƯ ZKR LV

                yang terdapat pada bingkai atas relung-relung Candi   the Goddess of Fertility. The “Barong” (kala) ornaments on
                Barong I dan Candi Barong II memperlihatkan gaya seni   upper frame of Candi Barong I and II niches show the style of
                masa akhir Jawa Tengah yaitu dari masa abad Ke-9-10,   the end of Central Java period from circa 9  and 10  century,
                                                                                                          th
                                                                                                                  th
                yaitu memperlihatkan wajah .DOD yang sudah berdagu.   ornated with chinned kala. The depiction of kala in this way is
                Penggambaran bentuk NDOD seperti ini lazim pada     typical for the temples built during East Java period.
                percandian dari masa Jawa Timur.
                                                                          On the second courtyard there is a stretch of stone
                      Di halaman kedua terdapat struktur hamparan batu   structure in square layout estimated as remains of a wooden
                berdenah empat persegi yang diperkirakan merupakan   pendopo (gazebo) construction. Based on the pattern of
                sisa bangunan pendopo dengan konstruksi kayu.       layout and variety of ornaments, there are similarities with
                Berdasarkan bentuk pola keletakan bangunan dan ragam   the temples built during East Java period, Candi Barong
                hiasannya yang memperlihatkan kesamaan dengan       was probably constructed during the transitional period
                candi-candi dari masa Jawa Timuran, diperkirakan Candi   from Central Java style to East Java style circa 9th and 10th
                Barong berasal dari masa peralihan dari gaya Jawa   century. (hsd)
                Tengahan ke gaya Jawa Timuran, yaitu dari masa sekitar
                abad ke-9 dan ke-10. (hsd)



                                                                                                                            167
   190   191   192   193   194   195   196   197   198   199   200