Page 190 - Candi Indonesia (Jawa)
P. 190
CANDI KALASAN
Alamat Candi Kalasan yang kita saksikan sekarang Candi Kalasan we see today is the result of past
Dusun Kalibening,
Tirtomartani, Kalasan, merupakan hasil pemugaran dari zaman dahulu dan yang restoration carried out in 1927-1929. The two-year
Sleman, Daerah Istimewa
Yogyakarta dilakukan pada tahun 1927-1929. Pemugaran selama restoration was carried out under the leadership of Ir.
Koordinat dua tahun itu dilakukan di bawah pimpinan Ir. V.R. van V. R. van Romondt, a Dutch archaeologist.
7° 46’ 36,000” LS 110° 30’
0,000” BT Romondt, seorang arkeolog Belanda.
Ketinggian &DQGL .DODVDQ ERG\ DQG ÀRRU SODQV DUH VTXDUH
154 mdpl
Candi Kalasan memiliki denah kaki dan badan On either of the four side of the temple’s body there is
bujursangkar. Di keempat sisi badannya terdapat pintu an entrance gate with an open entrance pavillion that
masuk dengan penampil yang menjorok ke luar. Pintu juts out. The entrance to the main chamber is located
masuk ke ruang utama terletak di sebelah timur. Di dalam on the eastern side. Inside the main chamber there is a
ruang utama terdapat sebuah singgasana berbentuk singa lion-shaped throne sitting on the back of an elephant. It
duduk di atas punggung gajah. Dapat dipastikan dahulunya LV FRQ¿UPHG WKDW VWDWXH RI WKH *RGGHVV 7ƗUƗ RQFH VWRRG
di atas singgasana tersebut berdiri arca Dewi 7ƗUƗ. on the throne.
Atap candinya berbentuk segi delapan terdiri The temple’s three-tiered superstructure or
dari tiga tingkatan. Tingkat pertama dihiasi arca-arca roof is in octagonal shape. 7KH ORZHU WLHU URR¿QJ
%RGKLVDWWZD dalam sikap duduk. Namun sayang , arca- is decorated by Bodhisattva statues in a sitting
arca itu kini tinggal tiga buah. Atap tingkat kedua dihiasi position. But unfortunately, there are only three statues
arca-arca 'K\DQL %XGGKD yang diapit oleh %RGKLVDWWZD. UHPDLQLQJ 7KH PLGGOH WLHU URR¿QJ LV GHFRUDWHG 'K\DQL
Pada tingkat ketiga terdapat delapan relung yang masing- %XGGKD VWDWXHV ÀDQNHG E\ %RGKLVDWWYDV 2Q WRS RI WKH
masing diisi arca 'K\DQL %XGGKD, namun kini tersisa XSSHU WLHU URR¿QJ WKHUH DUH HLJKW QLFKHV HDFK ¿OOHG
hanya satu buah. Puncaknya yang berbentuk stupa, sudah with a statue of Dhyani Buddha, but now only one
tidak ada. Dinding luar badannya terdapat penampil remaining. Pinnacle in stupa-shaped is not there. The
dihiasi relung-relung yang dulunya terisi dengan arca- temple’s outer walls are adorned with niches which
arca %RGKLVDWWZD berbentuk relief tinggi. Masih tersisa ZHUH RQFH ¿OOHG ZLWK %RGKLVDWWYD VWDWXHV LQ D KLJK
pada permukaan batu dinding bangunannya lapisan stuko relief, or alto-relievo. Stucco layer (wajralepa) is still
(ZDMUDOHSD). Di halaman depan di muka tangga ada remaining on the surface of the temple’s stone walls.
162

