Page 188 - Candi Indonesia (Jawa)
P. 188

Kompleks Candi Sojiwan                                                Sojiwan temple compound
                    terdiri atas dua gugusan, yaitu                                      consists of two cluster of temples,
                    gugusan utara dan selatan.                                           they are northern and southern
                    Gugusan candi di bagian selatan                                      clusters. The southern cluster of
                    sudah hilang dan kini menjadi                                        temples is no longer exist and had
                    pemukiman penduduk. Sekarang                                         turned into a residential settlements
                    yang ada, adalah gugusan candi sebelah utara, yang   we see today. Today what remain is the northern cluster
                    terdiri atas satu candi induk dan candi perwara yang   of temples composed of a main temple surrounded by
                    mengelilinginya.                                     its secondary shrines or ancillary temples.

                         Candi induk Sojiwan telah selesai dipugar            The main temple of Candi Sojiwan has been
                    melalui proses penelitian. Penelitian Candi Sojiwan   completely restored through research process.
                    dimulai pada tahun 1813 oleh MacKenzie, kemudian     Research on Candi Sojiwan started in 1813 by
                    pada tahun 1893 dilakukan penggalian oleh -RJ\DVFKH   MacKenzie, followed by an excavation by Jogyasche
                    $UFKHRORJLVFKH 9HUHHQLJLQJ bekerja sama dengan       Archeologische Vereeniging in 1893 in collaboration
                    H.E. Dorrepaal. Ketika melakukan pembersihan dan     with H. E. Dorrepaal. Some statues, including
                    pembenahan ditemukan beberapa arca, antara lain arca   Amithaba dan Bodhisattwa statues, were found during
                    $PLWKDED dan %RGKLVDWWZD. Ketika sumur di depan altar   cleaning and reconstruction. Thin gold sheets or foils
                    digali ditemukan lembaran emas tipis dan arang tulang.   and bone chars were found during excavation of a well
                    Selanjutnya pada tahun 1950 dan tahun 2011 pemugaran   in front of the temple’s altar. BPCB of Central Java
                    oleh BPCB Jawa Tengah. Hasilnya didapatkan sebuah    followed the above activities by restorations in 1950

                    struktur bagian parit sisi selatan. Candi perwara yang   and in 2011, which lead to discovery of moats on the
                    terlihat sekarang hanya di sisi utara, ditemukan ketika   southern side. The ancillary temples we see today is the
                    dilakukan pengupasan tanah untuk penataan lingkungan   northern cluster of temples, which was found during
                    candi pada tahun 2001. Di luar kelompok candi perwara   the the top soil removal to prepare for a layout plan of
                    terdapat pondasi dan reruntuhan batu-batu candi.     the temple in 2001. Outside the ancillary temples, stone
                                                                         foundation and ruins of the temple were found.
                         Dari Candi Sojiwan ditemukan prasasti pendek,
                    yang sekarang menjadi koleksi Museum Nasional             Short stone inscriptions , currently stored in
                    -DNDUWD  GDQ DUFD 'ZDUDSƗOD  0HQXUXW ODSRUDQ  DUFD   0XVHXP 1DVLRQDO -DNDUWD  DQG D 'ZDUDSƗOD VWDWXH
                    tersebut sekarang ada di Klaten.                     were found in Candi Sojiwan. According to a report,
                                                                         the statue is currently in Klaten.
                         Pada bagian kaki Candi Sojiwan terdapat 20 relief
                    yang berhubungan dengan cerita-cerita 3DxFDWDQWUD         The base of Candi Sojiwan contains 20 bas-
                    atau Jataka. Cerita-cerita pada relief kaki Candi Sojiwan   reliefs connected to the stories of Pañcatantra or
                    ini merupakan cerita binatang yang memuat tentang    Jataka. The stories at the base of Candi Sojiwan
                    ajaran moral atau kebijaksanaan, di antaranya cerita “   composed of stories about animals or tales of animal
                    Seorang Prajurit dan Pedagang”. Cerita itu mengandung   wisdom full of moral teachings, among others are the
                    hikmah kesetiakawanan dan saling menolong “sahabat   story of “a warrior and  a trader”. A story of “true
                    sejati siap menolong begitu dibutuhkan”. Cerita “Dua   friendship” of solidarity and mutual help. A story of
                    Ekor Angsa Menerbangkan Kura-Kura“. Cerita ini       ³WZR JHHVH WKDW À\ D WXUWOH´  7KH PRUDO RI WKH VWRU\ LV
                    mengandung hikmah “tidak mematuhi peraturan atau     “always comply with regulations or rules, otherwise
                    tata tertib, dapat berakibat fatal”. Cerita “Perlombaan   the result can be fatal”. A story of “a race between
                    antara Garuda dan Kura-Kura” yang bermakna kekuatan
                    dapat dikalahkan oleh kecerdikan”. Cerita “Buaya









           160
   183   184   185   186   187   188   189   190   191   192   193