Page 284 - Candi Indonesia (Jawa)
P. 284
dicatat dengan nomor 176/BLT/95. Ketika pertama discovered, the temple had collapsed and the stones are
kali ditemukan, candi dalam keadaan runtuh dan worn out. There are no inscription of the year, no statues,
keadaan batunya telah aus. Tidak ditemukan tulisan nor reliefs found in the temple.
angka tahun, arca, maupun relief.
Candi Tepas square plan with steps and penampil,
Candi Tepas memiliki bentuk denah yang as entrance to the temple on the west side, remains intact.
diperkirakan bujur sangkar dengan tangga dan The ground where the temple was built is higher than the
penampilnya di sisi barat sebagai pintu masuk candi, surrounding area. Candi Tepas was made by trachyte stones
dilihat dari sisa-sisanya yang masih utuh. Permukaan (volcanic stones) as the outer layer material and brick in
tanah di mana candi berdiri lebih tinggi daripada the inside. Today, only the foot and the body parts remain
sekitarnya. Pendiri Candi Tepas menggunakan batu intact. The roof of the temple was possibly made of a highly
trasit (batuan vulkanik) sebagai bahan lapisan luarnya perishable material and did not survive well. The foot plan
dan bata di bagian isiannya. Saat ini hanya bagian is decreasing in size from bottom to top. There are steps on
kaki dan tubuhnya yang tersisa. Ada kemungkinan the western side of the temple with banisters that curl at the
dahulunya atap candi dibuat dari bahan yang mudah ends.
lapuk. Denah bagian kakinya melebar pada bagian
Candi Tepas founder built an enclosure fence around
bawah dan semakin ramping di bagian atas. Terdapat
the site, which the foundation remains to be seen until now.
satu buah tangga di sisi baratnya dengan ujung pipi
At present, Candi Tepas looks like a pile of stones. The
tangga yang berbentuk membulat.
condition caused by the weathering of trachyte stones, main
Pendiri Candi Tepas juga membuat pagar material of the the temple, that is very vulnerable to the
keliling yang kini masih tampak sisa pondasinya weather and climate in East Java. (cha)
Pada saat kini, keadaan Candi Tepas seperti tampak
bangunan yang disusun oleh tumpukan batuan saja.
Hal itu karena pelapukan batuan trasit yang menjadi
bahan utamanya yang sangat rentan di cuaca dan
iklim di Jawa Timur. (cha)
255

