Page 54 - Candi Indonesia (Jawa)
P. 54
sampai dengan tahun 1983 by President
yang kemudian diresmikan Suharto. During the
oleh Presiden Suharto. restoration, major
Dalam pemugaran tersebut, beberapa jenis pekerjaan works were conducted, such as the dismantling of
besar dilakukan, yaitu pembongkaran seluruh bagian all parts of Rupadhatu, installation of reinforced
5XSDGKDWX, pemasangan pondasi beton bertulang, saluran concrete foundation, water drainage and water
air dan kedap air di setiap tingkatnya, pembersihan dan SURRÀQJ LQ HYHU\ OHYHO FOHDQLQJ DQG SUHVHUYDWLRQ
pengawetan batu-batunya, serta penyusunan kembali batu- of stones, as well as reinstalling the stones that
batu yang sudah bersih dari jasad renik. ke bentuk awal. KDYH EHHQ FOHDQHG RI PLFURRUJDQLVPV WR LWV
original position.
Pekerjaan besar lainnya adalah pemugaran Candi
Prambanan. Awal pemugaran yang sistematis dilakukan Another major undertaking was
pada tahun 1918 di bawah pengawasan Pemerintah Prambanan Temple restoration. Early systematic
Hindia Belanda. Setelah merdeka, pemugaran dilakukan restoration was conducted in 1918 under the
kembali oleh Pemerintah Indonesia pada tahun 1949-1953 DXVSLFHV RI WKH 'XWFK (DVW ,QGLHV *RYHUQPHQW
yang diresmikan oleh Presiden Sukarno. Gempa pada After independence, another restoration was
tahun 2006, telah membuat sebagian Candi Prambanan FDUULHG RXW E\ WKH *RYHUQPHQW RI ,QGRQHVLD
memerlukan pemugaran. Pekerjaan serupa tentu saja from 1949-1953 and inaugurated by President
dilakukan pula di candi-candi lainnya. Sukarno. Prambanan Temple required another
restoration after it sustained damages from the
Upaya salah satu bentuk pelestarian tersebut kini
2006 earthquake.
telah membuahkan hasil yang membanggakan masyarakat
Indonesia di mata dunia. Salah satu buktinya adalah 7KH DERYH PHQWLRQHG SUHVHUYDWLRQ HIIRUWV
ditetapkannya Candi Borobudur sebagai Warisan Budaya KDYH DFKLHYHG UHVXOWV WKDW PDNH ,QGRQHVLD SURXG
Dunia pada tahun 1991 oleh UNESCO, menyusul Candi in the eyes of the world. One of the results is the
Prambanan pada tahun 1991, Situs Manusia Purba inscription of the Borobudur temple as a World
Sangiran pada tahun 1996, dan Lansekap Budaya Bali Cultural Heritage by UNESCO in 1991, followed
(&XOWXUDO /DQGVFDSH RI %DOL 3URYLQFH 7KH 6XEDN 6\VWHP by the Prambanan Temple in 1991, and Sangiran
DV 0DQLIHVWDWLRQ RI WKH 7UL +LWD .DUDQD 3KLORVRSK\) pada (DUO\ 0DQ 6LWH LQ 7KH SHRSOH EHFRPH HYHQ
tahun 2012. Kebanggan masyarakat atas budayanya kian prouder after the world recognize our intangible
bertambah setelah dunia mengakui keunggulan warisan
28

