Page 60 - Candi Indonesia (Jawa)
P. 60
Dok. BPCB Serang
Pembangunan Candi Batujaya selain telah digunakan Batujaya Temple Complex was developed
bata, juga telah dikenal teknologi stuko (ZDMUDOHSD) yang with bricks, other than that, stucco technology
dipakai untuk melapisi seluruh permukaan candi dan bahan (wajralepa) was used to layer the entire surface of
pembuatan arca-arca kecil (VWXFFR ¿JXULQH serta ragam WKH WHPSOHV WR PDNH VWXFFR ¿JXULQHV DQG D YDULHW\
hiasan yang ditempelkan pada dinding badan candi berupa of ornaments carved on the walls of the temples’
relief. Di samping itu, telah mengenal pula teknologi beton body as reliefs. In addition, another technology
berupa campuran semen kapur dengan batu kerikil yang using a mixture of limestone cement mortar with
digunakan untuk memperkeras lantai dan halaman candi dan SHEEOHV WR KDUGHQ WKH ÀRRU DQG WKH FRXUW\DUG
untuk melapisi bagian atap candi yang berbentuk stupa. Di of temple and to layer the temple stupa-shaped-
candi Batujaya ditemukan sejumlah meterai terakota (YRWLYH roof. Also found in Batujaya Temple Complex
WDEOHW) yang berelief tokoh-tokoh kebuddhaan, arca-arca were votive tablets with reliefs of Buddha images,
kepala binatang dan tokoh kedewataan yang terbuat dari the stucco statues of animal heads and deities,
bahan stuko, serta prasasti-prasasti yang digoreskan pada as well as inscriptions inscribed on small gold
lempengan emas kecil, lempengan terakota, dan pada bata plates, terracotta slabs, and bricks which contain
yang berisi ajaran agama Buddha tentang NDUPPD. Buddhist teaching on karmma.
Di beberapa situsnya, pada lapisan budaya di bawah Material cultural remains of Prehistoric
lapisan budaya Hindu Buddha ditemukan pula tinggalan- Period of the cultural layer under the cultural
33

