Page 61 - Candi Indonesia (Jawa)
P. 61

tinggalan sisa kehidupan Zaman Prasejarah. Tinggalan-  layer of Hindu-Buddhist discovered in some parts of
                        tinggalan tersebut berupa sisa-sisa hunian dan kubur-  the temple complex. The remains discovered were of
                        kubur dengan kerangka-kerangka yang relatif utuh yang   dwellings and graves with relatively intact skeletons
                        disertai bekal kubur. Di antara bekal kubur itu, sangat   accompanied by grave offerings. Most interesting
                        menarik ialah adanya tembikar dari India Selatan yang   discoveries among the grave offerings was a large
                        berasal dari kota pelabuhan kuno Arikamedu berupa   pottery plate (30 cm) known as the “Romano-Indian
                        piring besar (30 cm) yang dikenal sebagai “5RPDQR   rouletted pottery” from Arikamedu, the ancient port
                        ,QGLDQ URXOHWWHG SRWWHU\”, dari masa sekitar abad ke-2   city of South India, from circa 2  to 4  century. Such
                                                                                                        nd
                                                                                                             th
                        hingga abad ke-4. Hal itu menunjukkan telah adanya   GLVFRYHU\ FRQ¿UPHG FXOWXUDO FRQWDFWV EHWZHHQ WKH
                        kontak budaya antara orang-orang India dengan       Indians and the coastal communities on the north
                        masyarakat pasisir di pantai utara Jawa Barat pada   coast of West Java in the late prehistoric period.
                        masa akhir prasejarah.
                                                                                  Based on the characteristics of architectural
                              Berdasarkan ciri-ciri konstruksi arsitektural dan   FRQVWUXFWLRQ DQG RWKHU ¿QGLQJV LW FDQ EH FRQFOXGHG
                        temuan-temuan lainnya dapat disimpulkan bahwa candi   WKDW WKH %DWXMD\D VLWH LV D 0DKƗ\DQƗ %XGGKLVW
                        di Situs Batujaya merupakan kompleks candi yang     temple complex. As determined from radiocarbon
                        EHUODWDUNDQ DJDPD %XGGKD 0DKƗ\DQƗ  0HODOXL DQDOLVLV   dating and isotope analysis (Carbon-14 dating)
                        isotop karbon (pertanggalan C14) dari kulit padi bahan   of bran from a mixture of clay material in the
                        campuran tanah liat dalam pembuatan bata candi,
                                                                            manufacture of temple bricks, it can be argued that
                        dapatlah dikemukakan dibangun antara abad ke-6      the temple complex was built between 6th to 7th
                        KLQJJD DEDG NH    SDGD PDVD .HUDMDDQ 7ƗUXPDQƗJDUD    FHQWXU\  GXULQJ WKH .LQJGRP RI 7ƗUXPDQƗJDUD
                        Dari sisa candi di kawasan situs Batujaya yang telah
                                                                            Out of the many temples discovered in the Batujaya
                        ditemukan kembali, baru dua candi yang telah dipugar,
                                                                            site, only two temples have been restored, which are
                        yaitu Candi Segaran I (Candi Jiwa) dan Candi Segaran
                                                                            Segaran Temple I (Jiwa Temple) and Segaran Temple
                        V (Candi Blandongan).
                                                                            V (Blandongan Temple).






            34
   56   57   58   59   60   61   62   63   64   65   66