Page 22 - LAPORAN SKRIPSI - YANA TRISNAWATI 11160930000028
P. 22
industri, pengguna pun ikut merasakan dampak dari perkembangan teknologi yang
ada. Banyak organisasi atau perusahaan percaya bahwa dampak positif yang
muncul karena strategi manajemen telah melibatkan informasi, komunikasi,
decission, dan knowlagde management karena penggunaan teknologi informasi
(TI) (Adeosun & Adetunde, 2009).
Industri Fintech di Indonesia khususnya era Industri 4.0 menunjukkan
bahwa saat ini gaya hidup masyarakat dalam bidang ekonomi terkait masalah
keuangan saling berhubungan dengan teknologi. Kebutuhan yang saat ini dirasakan
adalah segala kegiatan yang digital serba efisien dan efektif, terutama dalam hal ini
adalah urusan transaksi kegiatan bertransaksi sepeti jual beli berbasis digital
(Nurafalah, 2019). Menurut interpretasi Financial Stability Board (FSB) financial
technology dikatakan sebagai salah satu inovasi dalam bidang finansial modern
teknologi yang memberikan dampak atau hasil model bisnis, produk, dan aplikasi
yang baru, dan berdampak besar pada pasar keuangan, institusi atau layanan
keuangan. penyedia (Abdul, 2019). Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
menunjukkan akumulasi penyaluran pinjaman naik 225.58% sebesar Rp 95.39
Triliun, dan rekening borrower secara nasional naik 267.17% sebesar 22.327.795
entitas per Februari 2020.
Banyak orang yang dulunya melakukan transaksi secara manual (tunai) kini
beralih menjadi non tunai. E-money atau uang elektronik adalah salah satu
pemanfaatan teknologi dibidang finansial. Hal ini telah dipaparkan Bank Indonesia
(BI) dan instansi yang memiliki keteraitan pada bulan Agustus tahun 2014. BI
2

