Page 42 - LAPORAN SKRIPSI - YANA TRISNAWATI 11160930000028
P. 42

2.1.2   Definisi Penerimaan Pengguna

                               Penerimaan pengguna merupakan keinginan yang dapat  dibuktikan pada


                        kelompok pelanggan yang menggunakan teknologi informasi yang dirancang untuk

                        mendukung aktivitas pelanggannya. Penerimaan pengguna telah dianggap sebagai

                        salah satu parameter utama yang menentukan keberhasilan proyek sistem informasi


                        (Hidayat, Aini & Fetrina, 2020). Penerimaan pengguna menjadi salah satu faktor

                        penting yang memengaruhi keberhasilan dari impementasi teknologi dimana user


                        atau  pengguna  menggunakan  teknologi  untuk  membantu  pekerjaanya  (Nasir,

                        2013).


                               Menurut Al Ghifari (2020) penerimaan pengguna merupakan sikap, reaksi

                        dan persepsi manfaat serta kemudahan bagi user dalam menggunakan teknologi


                        informasi.  Dalam  menduga  dan  menganalisa  sikap  penerimaan  pengguna

                        (Acceptance of IT) terhadap teknologi informasi, persepsi manfaat dan kemudahan


                        juga memiliki keterkaitan hubungan (Sayekti, 2016).

                        2.1.3   Konsep Penerimaan Pengguna


                               Konsep penerimaan pengguna meyakini bahwa semakin tinggi penerimaan

                        terhadap sistem baru, maka seseorang akan semakin ingin menggunakan waktunya


                        untuk menggunakan sistem baru tersebut. (Husain, 2009). Pada dasarnya seseorang

                        melakukan sesuatu didorong oleh dua faktor, yaitu keyakinan perilaku (behavior

                        beliefs)  dan  keyakinan  normatif  (normatif  beliefs).  Faktor-faktor  ini  kemudian


                        mendorong seseorang untuk mengevaluasi hasil dan motivasi untuk patuh. Dengan

                        demikian  akan  memotifasi  seseorang  untuk  berperilaku  (Attitude)  dan  Norma-Norma


                        Pribadi (Subjective Norms). Adanya Attitude dan Subjective Norms juga akan memengaruhi








                                                              22
   37   38   39   40   41   42   43   44   45   46   47