Page 45 - LAPORAN SKRIPSI - YANA TRISNAWATI 11160930000028
P. 45
komunikasi, maka bertukar informasi dilakukan dengan kebutuhan
dan kepercayaan (trust).
2. Bertukar data (data exchange) dapat berlangsung berulang-ulang dan
secara berkala, misalnya setiap hari, dengan format data yang telah
disepakati oleh bersama. Dengan kata lain, layanan yang digunakan
sudah jelas. Hal ini memudahkan pertukaran data untuk sesama trader
atau pebisnis yang menggunakan standar sama.
3. Salah satu pelaku usaha dapat melakukan inisiatif untuk mengirimkan
data, tidak harus menunggu pasangannya.
4. Model yang umum digunakan adalah peer-to-peer, dimana processing
intelligence dapat didistribusikan di kedua pelaku bisnis. Pada
Business to Business e-commerce umumnya menggunakan
mekanisme Electronic Data Interchange (EDI).
b. Business to Consumer (B2C)
Business to Consumer E-Commerce memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1. Terbuka untuk umum, dimana informasi disebarkan ke umum.
2. Pelayanan (service) yang diberikan bersifat umum (generic) dengan
mekanisme yang dapat digunakan oleh khalayak ramai. Sebagai
contoh, karena sistem web sudah umum digunakan maka layanan
diberikan dengan menggunakan basis web.
3. Layanan diberikan berdasarkan permohonan (on demand). Konsumer
melakukan inisiatif dan produser harus siap memberikan respon sesuai
dengan permohonan.
25

