Page 296 - Perempuan Dalam Gerakan Kebangsaan
P. 296
Perempuan dalam Gerakan Kebangsaan
Perempuan dalam Gerakan Kebangsaan
memutuskan untuk menye-lenggarakan demonstrasi perempuan dan
Corps PII Wati/HMI Wati diminta menyelenggarakan pelaksanaannya.
Selanjutnya atas usaha Corps PII Wati bersama HMI, maka pada
tanggal 5 Nopember 1965 berhasil diadakan pertemuan dengan
ormas-ormas perempuan bertempat di kantor PMKRI Jalan
Samratulangi No. 1. Hadir wakil-wakil dari organisasi-organisasi:
Wanita Katolik, Wanita Marhaenis (OSA-USEP), Wanita Islam,
Aisyiyah, Muslimat NU. GERWAPSI, Wanita Perti, Corps PII Wati
dan HMI Wati. Pertemuan tersebut membahas rencana pelaksanaan
demonstrasi wanita Ibu Kota, yang akan menyampaikan resolusi/
pernyataan kepada Menteri Pangad Jenderal Soeharto dan PB Front
Nasional. Selanjutnya dibentuk panitia pelaksana yang terdiri dari
antara lain Ketua Ny. H. Asmah Syahroni (Muslimat NU), Sekretaris
Nn. Sri Syamsiar BA (sekarang Dra. Ny. Sri Syamsiar Issom) Corps
PII Wati).
Dengan persiapan yang singkat pada tanggal 8 Nopember 1965
appel & demonstrasi wanita Ibu Kota dapat dilaksanakan.
Demonstrasi diikuti oleh kurang lebih 25000 masa perempuan
seperti: Muslimat NU, Gerwapsii, Wanita Perti, Fatayat NU, Wanita
Mar-haenis, Wanita Islam, Wanita Al Irsyad, Wanita Katolik yang
diikuti pula oleh masa pemudi/pelajar/mahasiswi antara lain HMI
Wati (Himpunan Mahasiswa Islam), Corps PII Wati, PMMI
(Persatuan Mahasiswa Muslimin Indonesia) Wati, PPSK (Persatuan
Pelajar Sekolah Kristen) PMKRI (Persatuan Mahasiswa Katholik
Republik Indonesia) Putri, IMM (Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah).
SEMMI (Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia) serta PARFI
(Persatuan Artis Film Indonesia) dan lain-lain.
Appel diadakan di lapangan Banteng, di mana 3 orang pembicara
telah memberikan sambutan, dari wakil golongan agama (Ny. Asmah
Syahroni), wakil golongan nasional (Ny. Gani Suryo-kusumo) dan
wakil pemudi/pelajar putri/mahasiswi (Nn. Aniswati sekarang Ny.
264
264

