Page 298 - Perempuan Dalam Gerakan Kebangsaan
P. 298
Perempuan dalam Gerakan Kebangsaan
Perempuan dalam Gerakan Kebangsaan
diserahkan kepada Dr. Ny. Hurustiati Soebandrio selaku Ketua
Koordinator DP KOWANI Koordinasi Wanita KAP GESTAPU telah
menyerukan kepada organisasi-organisasi perempuan dan kaum
perempuan Ibu Kota untuk menutup sekolah-sekolah Tanam Kanak-
Kanak Gerwani serta membantu perjuangan KAMI dan KAPPI
dengan menyelenggarakan dapur-dapur umum. Dapur umum yang
tersebar di Ibu Kota tersebut menyiapkan nasi-nasi bungkus untuk
para Mahasiswa, Pemuda dan pelajar yang berdemonstrasi untuk
menegakkan keadilan dan kebenaran.
KAP GESTAPU kemudian berubah menjadi Front Nasional
yang keanggotaannya adalah Parpol-Parpol sehingga generasi muda
yang tidak berafiliasi dengan Partai Politik seperti PIT dan HMI tidak
tertampung aspirasinya. Karenanya praktis Koordinasi KAP
GES-TAPU tidak berjalan lagi. Namun pada tahun 1966 terbentuk
KAWI (Kesatuan Aksi Wanita Indonesia, untuk mendampingi secara
aktif setiap aksi Pemuda Pelajar dan Mahasiswa.
D. WWanita Sanita Sekber Gekber Golkarolkar
D.
D. Wanita Sekber Golkar
D. WWanita Sanita Sekber Gekber Golkarolkar
D.
Sebagai reaksi terhadap pertumbuhan demokrasi terpimpin
yang tidak sehat, pada tanggal 20 Oktober 1964 dibentuk Sekretariat
Bersama Golongan Karya yang rnenghimpun organisasi-organisasi
fungsionil dan profesi yang tidak berafiliasi dengan partai politik.
Mula-mula anggota Sekber Golkar berjumlah 61 Organisasi, yang
kemudian berkembang menjadi 291 organisasi termasuk organisasi
perempuan.
Dalam Musyawarah Kerja Nasional ke I Sekber Golkar pada
tanggal 9 s/d 11 Desember 1965 di Cibogo dalam bidang konsolidasi
organisasi diputuskan penggolongan koordinator anggota Sekber
Golkar dalam 10 koordinasi termasuk Koordinasi Wanita. Pimpinan
Koordinasi Wanita Sekber Golkar yang pertama merupakan
Presidium tersusun sebagai berikut:
266
266

