Page 320 - Perempuan Dalam Gerakan Kebangsaan
P. 320
Perempuan dalam Gerakan Kebangsaan
Perempuan dalam Gerakan Kebangsaan
3) Survey on the Status of Women and Family Planning yang
diminta oleh PBB dengan bekerja sama dengan FIS-UI, Departemen
Sosial, BKKBN, KOWANI, dan KESRA.
4) Memberikan bekal materi kepada wakil Indonesia dalam UN
Commission on the Status of Women dalam Sidang ke XXIV UNCSW
di Geneva.
5) Membantu Pemerintah (Departemen Luar Negeri dan
Depar-temen Sosial) mengolah dan menanggapi resolusi-resolusi
hasil Sidang ke XXIV UNCSW, bagaimana dan apa yang sebaiknya
dilaksanakan oleh Pemerintah Indonesia, di antaranya:
a) agar ASEAN diikutsertakan dalam sidang-sidang PBB
b) agar dibentuk ASEAN Council on the Status of Women dan
mengadakan kerja sama antar negara-negara ASEAN di bidang usaha-
usaha peningkatan kedudukan perempuan di negara-negara ASEAN.
6) Mengumpulkan data-data tentang perempuan dalam
pendidikan formal di Indonesia (1971 dan 1972).
7) Mengumpulkan data tentang perempuan dalam pendidikan
di Indonesia (1972).
8) Mengadakan Seminar tentang Kedudukan Wanita dan
“
Ke-luarga Berencana” bersama KOWANI dan Kosi Wanita Golkar,
tanggal 1-2 Juni 1973, di Jakarta.
9) Menanggapi RUU tentang Perkawinan dan memberikan usul-
usul.
10) Dalam rangka peringatan 25 tahun “Universal Declaration
of Human Rights” diperingati pada tanggal 10 Desember 1973, dan
sesuai pula dengan anjuran Sekretaris Jenderal PBB agar negara-
negara anggota PBB mengadakan peringatan sesuai dengan keadaan
setempat, serta agar Declaration on the Elimi-nation against Women
dapat diterjemahkan ke dalam bahasa setempat, maka KNKWI telah:
288
288

