Page 316 - Perempuan Dalam Gerakan Kebangsaan
P. 316

Perempuan dalam Gerakan Kebangsaan
                                       Perempuan  dalam  Gerakan Kebangsaan

                   Ny. Norma Aminuddin             (Wanita Perti)
                   Ny. H. Chadidjah Razak          (Wanita ISlam)

                   Nn. Nurhayati Jamas             (KOHATI/HMI)

                   Dewan Penasehat : Ny. H. RABS-Syarnsuridjal
                                      Ny. H. Mahmudah Mawardi

                                      Ny. Yati Arudji Kartawinata.


                   omisi N
                   omisi Nasional Kedudukan Wanita
               B. B. B. B. B. KK KK Komisi Nomisi Nasional Kasional Kedudukan edudukan WWanitaanita
                   omisi Nasional Kasional Kedudukan edudukan WWanitaanita
                   Pada tahun 1966 setelah Indonesia mempunyai Pemerintahan
               Orde Baru di bawah pimpinan Presiden Soeharto, Indonesia kembali
               menjadi anggota PBB. Salah satu Badan Pelengkap PBB adalah
               ECOSOC  (Economic  and  Social  Council),  yang  antara  lain
               membawahi beberapa komisi di antaranya Commission on the Status
               of Women. Masing--masing negara anggota PBB dianjurkan
               membentuk suatu Komisi Nasional Kedudukan Wanita (National
               Commission on the Status of Women). UN Commission on the Status
               of Women setiap 2 tahun sekali mengadakan sidang yang diatur oleh
               PBB. Dalam sidang-sidang itu dilaporkan hasil-hasil penelitian tentang
               status dan kemajuan perempuan di negara-negara anggota PBB
               khususnya dan perempuan sedunia pada tanumnya. Sedangkan
               tugas Komisi Nasional ialah meneliti kedudukan (tan keadaan
               perempuan di negara-negara yang bersangkutan, mengadakan
               inventarisasi dalam segala bidang guna mengetahui dan menentukan
               apa yang dibutuhkan untuk memajukan kaum perempuan yang
               diharapkan dapat memegang peranannya sebagai tenaga
               pembangunan masyarakat dan bangsa. Berdasarkan hasil-hasil
               tersebut disampaikan rekomendasi--rekomendasi kepada
               Pemerintah maupun organisasi-organisasi kemasyarakatan.

                   PBB lewat Perutusan Tetap Republik Indonesia (PTRI) di New
               York menganjurkan agar selekas mungkin didirikan “Komisi Nasional

                                             284
                                            284
   311   312   313   314   315   316   317   318   319   320   321