Page 313 - Perempuan Dalam Gerakan Kebangsaan
P. 313
Dra. Triana Wulandari, M.SI., dkk. (eds.)
2. Hubungan BMOIWI dengan badan kerja lama musyawarah
organisasi Islam perempuan di daerah adalah bersifat informatif,
konsultatif, dan koordinatif.
3. Pimpinan BMOIWI merupakan Presidium yang beranggotakan
7 (tujuh) anggota, yang merupakan pimpinan kolektif yang
memimpin secara periodik. Masa kerja Presidium adalah 3 tahun
dan dipilih oleh Musyawarah Anggota.
Kegiatan
Kegiatan
4. 4. 4. 4. 4. KegiatanKegiatan
Kegiatan
Sesuai dengan sifat dan bentuk organisasi ini, yaitu sebagai
wadah untuk mempersatukan pendapat dengan musyawarah, maka
Badan Musyawarah hanya menggariskan kebijaksanaan umum,
sedangkan kegiatan orperasionalnya diserahkan kepada masing-
masing organisasi anggota. Oleh sebab itu tidak banyak kegiatan
operasional yang ditangani.
Melanjutkan perjuangan dari kaum perempuan Islam yang telah
dirintis sejak tahun 1954 untuk diadakannya Undang-Undang
Perkawinan. Semenjak Badan ini berdiri, maka perjuangan terhadap
tuntutan Undang-undang Perkawinan adalah merupakan suatu
kegiatan yang paling menonjol. Semenjak dibicarakannya Rancangan
Undang-Undang sampai dimasukkannya RUU Perkawinan Na-sional
oleh Pemerintah ke DPR pada tahun 1973, maka Badan Musyawarah
ini ikut pula secara aktif membahasnya di mana hasilnya disalurkan
kepada fraksi-fraksi Islam di DPR dan peme-rintah.
Ikut memperjuangkan adanya Hakim-Hakim Wanita di
Pengadilan-pengadilan Agama, dengan maksud agar keputusan yang
diambil oleh Pengadilan tersebut selalu adil untuk kedua belah pihak
yang bersengketa yaitu pihak istri dan suami. Dengan dianyatakannya
Keluarga Berencana sebagai Program Nasional, maka Badan
Musyawarah ini telah menyelenggarakan Kursus-kursus Orientasi
Keluarga Berencana yang ditekankan pada bagaimana pandangan
ajaran Islam terhadap Keluarga Berencana.
281
281

