Page 315 - Perempuan Dalam Gerakan Kebangsaan
P. 315
Dra. Triana Wulandari, M.SI., dkk. (eds.)
(IBPWA). Mereka banyak menanyakan tentang kedudukan
perempuan Muslim di dalam rumah tangga dan masyarakat.
Badan musyawarah telah mengajukan pula beberapa usul
kepada Menteri Muda Urusan Peranan VVanita, Ny. L. Soetanto,
S.H., agar Pemerintah menempatkan lebih banyak perempuan pada
jabatan yang menentukan (decision Maker). Pada tanggal 26 dan 27
Juli 1978, menyelenggarakan Lokakarya mengenai “Metode Dakwah
Pembangunan” bertempat di Gedung Kiblat Center, Jalan Agus Salim,
Jakarta.
Keanggotaan
Keanggotaan
Keanggotaan
5. 5. 5. 5. 5. KeanggotaanKeanggotaan
Organisasi-organisasi yang menjadi anggota BMOIWI adalah :
1) Wanita Islam 10) KOHATI (Korps HMI Wati)
2) Muslimat NU 11) Wanita KBIM
3) Wanita Syarekat Islam12) POWSA
4) Aisyiyah 13) Wanita Al Irsyad
5) Wanita Perti 14) Fatayat NU
6) Wihdatul Muslimat 15) Wanita Al Wasliyah
7) Gasbiindo Putri 16) Putri Al Irsyad
8) Korps PII Wati 17) Nasyiyatul Aisyiyah
9) Persistri 18) Pelajar Putri Al Irsyad
usunan Prresidium BMOIWI Pesidium BMOIWI Periode 1977-1980eriode 1977-1980
usunan Presidium BMOIWI Periode 1977-1980
usunan P
6. 6. 6. 6. 6. SS SS Susunan Pusunan Prresidium BMOIWI Pesidium BMOIWI Periode 1977-1980eriode 1977-1980
Dra. Ny. H. Zubaidah Muchtar (Wanita Sarekat Islam)
Ny. H. Farida Afif (Wanita Al Irsyad)
Dra. Ny. Maftuchah Yusuf (Aisyiyah)
Ny. H. Asmah Sjahroni (Muslimat NU)
283
283

