Page 314 - Perempuan Dalam Gerakan Kebangsaan
P. 314
Perempuan dalam Gerakan Kebangsaan
Perempuan dalam Gerakan Kebangsaan
Mengenai beredarnya film-film porno di Ibu Kota, BMOIWI
menemui Menteri Penerangan untuk meminta perhatiannya agar
film-film semacam itu dan bacaan yang cabul dilarang, karena
berpengaruh negatip terhadap pembinaan generasi muda. Suatu
simPosium tentang “Peningkatan Pelayanan Perjalanan Haji Wanita”
telah pnla diselenggarakan dalam rangka mempertinggi Hari Kartini
pada tahun 1976. Sebagai tindak lanjut pula dibentuk suatu Lembaga
Penyuluhan Jemaah Haji Wanita. Usaha ini men-dapat tanggapan
yang positip dari Pemerintah, khususnya Peme-rintah DKI Jakarta
Raya di mana Badan ini diikutsertakan dalam Majelis Bimbingan Haji.
Lembaga Penyuluhan Haji Wanita ini pada tiap-tiap musim Haji giat
memberikan penyuluhan khusus kepada calon jemaah perempuan.
Sebelumnya tidak ada penyuluhan semacam itu yang khusus dari
penyuluhan perempuan untuk jemaah haji.
Menghadiri Seminar On the Role of Women in Handicraft yang
diselenggarakan di Bangkok pada 1976. Pada 1976 Badan ini telah
menerima undangan melalui Menteri Kesra, untuk mengikuti Seminar
on the Role of Women and Employment yang diselenggarakan di
Kualalumpur (Malaysia).
Mengikuti Seminar Penyusunan Rencana Kegiatan Nasional
Wanita Indonesia (RKNWI) pada bulan Desember tahun 1976 yang
diselenggarakan di Jakarta oleh Menteri Kesra di Jakarta selaku
Ketua Umum Panitia Nasional Tahun Wanita Internasional di
Jakarta. Pada tahun 1976 telah menerima tamu dari Malaysia yaitu
Menteri Kebajikan Malaysia.
Badan Musyawarah ini telah mengajukan usul kepada Pimpinan
Majelis Ulama Indonesia agar di dalam Majelis tersebut diduduk-kan
wakil-wakil dari Ulama wanita. Pada akhir 1976 berhasil
mengumpulkan dana untuk para korban bencana alam di Jawa
Timur. Pada bulan Januari 1977 Badan ini telah menerima tamu wakil
dari International Business and Profesional Women Association
282
282

