Page 334 - Perempuan Dalam Gerakan Kebangsaan
P. 334

Perempuan dalam Gerakan Kebangsaan
                                       Perempuan  dalam  Gerakan Kebangsaan
                   Tujuan DNIKS adalah:

                   1) Mengusahakan terwujudnya kesejahteraan sosial bagi seluruh
               rakyat Indonesia atas dasar tanggung jawab sosial bersama.

                   2) Melakukan  kerjasama  internasional  untuk  perwujudan
               kesejahteraan sosial dalam rangka masyarakat dunia damai dan
               sejahtera. Hubungan kerja DNIKS dengan daerah dilakukan melalui
               BPKKS yang telah terbentuk. Diharapkan dalam waktu dekat ini di
               tiap daerah dapat terbentuk suatu BPKKS sehingga memudahkan
               hubungan.
                   Pada tahun 1961 Pemerintah mengeluarkan “Undang-Undang
               tentang barang” yang secara umum mengatur barang sebagai produk
               yang diperdagangkan. Dalam pasal-pasalnya diatur secara umum
               tentang standarisasi pengasan mutu, labeling, pengamatan dan lain-
               lain. Peraturan pelaksanaan Undang-Undang tersebut belum ada,
               sehingga masyarakat belum merasakan manfaatnya. Diadakan dalam
               berbagai usaha berupa pameran dan lain-lain, baik oleh Pemerintah
               maupun Swasta untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap
               pemakaian barang-barang produksi dalam negeri. Hal itu membawa
               pengaruh yang positip terhadap produsen dalam negeri. Mereka
               harus meningkatkan mutu produksinya untuk dapat menarik
               perhatian konsumen yang telah bertambah kritis dan untuk dapat
               bersaing dengan barang import. Dengan adanya peningkatan
               pemakaian produksi dalam negeri di satu pihak dan perlunya
               perlindungan masyarakat konsumen di lain pihak, di samping
               perlunya pembatasan barang-barang import oleh Pemerintah, timbul
               gagasan untuk mendirikan suatu organisasi konsumen.
                   Pencetus gagasan adalah Ny. Lasmidjah Hardi. Kemudian
               tanggal 11 Mei 1973 didirikan Yayasan Lembaga Konsumen di
               Jakarta. Pengurus Harian yang pertama adalah: Ny. Lasmidjah Hardi
               (Ketua), Ny. Sunarso SH  (Wakil Ketua), Dra. Ny. Kartina Suyono




                                             302
                                            302
   329   330   331   332   333   334   335   336   337   338   339