Page 338 - Perempuan Dalam Gerakan Kebangsaan
P. 338

Perempuan dalam Gerakan Kebangsaan
                                       Perempuan  dalam  Gerakan Kebangsaan

               umumnya untuk bersama-sama Pemerintah menjadikan kenyataan
               segala sesuatu yang tersurat dan tersirat dalam Undang-Undang
               Dasar 1945, di mana tercantum persamaan hak dan kewajiban bagi
               perempuan dan pria.
                   Perempuan Indonesia merasa bersyukur bahwa kedudukannya
               dijamin dalam Undang-Undang Dasar 1945 dan kemudian penjelang
               Pelita III peranannya lebih dipertegas dalam GBHN (Garin-garis
               Besar Haluan Negura) yang diputuskan oleh Sidang Umum MPR
               1978.

                   Persamaan hak, tanggung jawab dan kesempatan bagi
               perempuan dan pria untuk berpartisipasi dalam Pembangunan
               memang mutlak diperlukan untuk terlaksananya Pembangunan yang
               cepat dan menyeluruh.
                   Akhirnya, semoga buku ini menjadi sarana untuk meningkatkan
               semangat joang masyarakat pada umumnya dan perempuan
               Indonesia serta generasi muda pada khususnya.[]
































                                             306
                                            306
   333   334   335   336   337   338   339   340   341   342   343