Page 109 - Sejarah Bencana Gempa di Sumatera
P. 109

SEJARAH BENCANA GEMPA DI SUMATERA                                    109






















                        KANAN
                        Gambar 2.35 Gedung Joang terletak di Jl. Samodera, Kota Padang yang terdiri dari 2
                        lantai, konstruksi lantai dasar hancur akibat gempa bumi, hingga kini tidak diperbaiki

                        TENGAH
                        Gambar 2.36 Gedung pertokoan di Simpang Haru Padang ambruk

                        KANAN
                        Gambar 2.37 Salah satu bangunan di Jl K. Sulaiman Padang
                         Kerugian terbesar dialami akibat kerusakan bangunan dan perumahan milik
                        masyarakat yang mencapai 74 persen dari total Rp21,58 triliun. Boleh dikatakan
                        hampir semua bangunan teknik sipil terletak diatas muka tanah, seperti bangunan
                        gedung, menara, bendungan, prasarana transportasi dan bangunan kuno warisan
                        budaya luluh lantak dari akibat goncangan gempa yang disebutkan di atas.


                Gempa pada 28 Juni 1926              Gempa pada 9 Juni 1943
                Lokasi gempa berpusat di Padang Panjang.   Lokasi gempa di Singkarak dengan kekuatan:
                Kekuatan 7,6 SR. Dampaknya, lebih dari   7,2 SR tujuh jam kemudian 7,5 SR. Skala 7.5
                354 orang meninggal dunia. Gempa     adalah gempa bumi terbesar yang terjadi
                menimbulkan bencana di sekitar Danau   di patahan Sumatera sejak akhir abad 19.
                Singkarak, Bukit Tinggi, Danau Maninjau,   Terjadi pensesaran sepanjang 60 km antara
                Padang Panjang, Kabupaten Solok, Sawah   Danau Singkarak – Danau Diatas. Sesar
                Lunto, dan Alahan Panjang. Gempa susulan   normal mencapai 2 meter. Jalan bergeser
                mengakibatkan kerusakan pada sebagian   dekat Salayo sepanjang 2 – 3 meter.
                Danau Singkarak. Di Kab.  Agam (Bukit
                Tinggi-Bonjol) 472 rumah roboh di 25   Gempa pada 8 Maret 1977
                lokasi, 57 orang tewas, 16 orang luka berat.   Lokasi gempa di Pasaman. Dampaknya,
                Di Padang Panjang sebanyak 2.383 rumah   menimbulkan kerusakan 737 rumah, 1 pasar,
                roboh,  247  orang  tewas. Terjadi  rekahan   7 sekolah, 8 mesjid dan 3 kantor di Sinurat.
                tanah di Padang Panjang, Kubu Krambil dan   Di Talu, 245 rumah, 3 rumah dan 8 mesjid
                Simabur.                             rusak. Retakan tanah antara 5 – 75 meter.
   104   105   106   107   108   109   110   111   112   113   114