Page 106 - Sejarah Bencana Gempa di Sumatera
P. 106
106 SEJARAH BENCANA GEMPA BUMI DI SUMATERA
lebih tiga menit. Seluruh penduduk Padang namun air laut menerjang daratan dan
berlari menjauhi tempat tinggal mereka yang membawa hanytu rumah dan penduduknya.
berada di sepanjang sungai dan mencoba Di Indrapoera ada juga beberapa
untuk mencapai daerah dataran yang lebih kerusakan yang disebabkan oleh laut dan
tinggi di dalam kota. beberapa orang meninggal. Pada Benkoelen
Selama bulan Agustus, September dan [Bengkulu], semua bangunan mengalami
Oktober beberapa orang telah mengamati banyak kerusakan, begitu banyak sehingga
terjadinya panas dan kelembaban yang menara dan benteng harus dirobohkan;
ekstrim; pada tanggal 24 November situasi dermaga dengan bangunan penyimpanan
alam ditandai oleh keheningan yang dan kantor pabean dihanyutkan gelombang
mendalam, tidak ada yang memperhatikan, laut, dua kapal milik pemerintah dan
namun tiba-tiba terjadi gerakan mengerikan beberapa kapal swasta lainnya dihempaskan
yang diikuti dengan akibat yang luar biasa. di pantai, namun tidak ada orang meninggal
Segala sesuatu yang berada di dalam rumah di sana. Guncangan terasa jauh ke laut.
digulingkan, terutama rumah dari batu Kapten ‘Mercury’ mengatakan bahwa di
yang mengalami kehancuran besar dengan dekat pulaupulau Pagai, ratusan mil lepas
robohnya dinding dan runtuhnya pilar batu. pantai, ia mengalami guncangan seakan
Di laut ada juga banyak keributan. Kapal- kapalnya menghantam tebing.
kapal di pelabuhan Padang terlempar dari Para ahli mengasumsikan bahwa gempa
jangkanya, beberapa di antaranya hilang. ini pindah dari tenggara ke timur laut.
Terjadi gemuruh di dalam tanah Gelombang pertama yang merupakan
mendahului gerakan tanah, dimana gelombang terkuat terjadi besamaan
lumpur dan asap belerang muncul dari dengan naiknya air pasang purnama, tiga
rekahan tanah. Beberapa jam sebelum hari sebelum bulan purnama. Atmosfer dan
kejutan pertama, salah satu yang terlihat cuaca tampaknya tidak banyak terpengaruh
di sepanjang pantai adalah terdamparnya dan stasiun cuaca melihat tidak adanya
ikan dalam jumlah sangat besar dan pada perubahan. Pada malam dan hari berikutnya
hari berikutnya banyak ikan mati yang terjadi guncangan dengan kekuatan
diamati di lokasi yang sama. yang bervariasi dan terjadi hingga akhir
Ada catatan bahwa gunung Merapi di November.
Kabupaten Agam yang biasanya aktiv terlihat Berikut adalah penuturan lain dari saksi
diam selama gempabumi berlangsung mata:
dimana sebelumnya gunung itu banyak Padang. Severe quakes, lasting 3 minutes,
mengeluarkan debu volkanik dan erupsi which reocurred over the following days.
volkanik. Setelah gerakan gempabumi Direction SSW-NNE. Apart from the damage
yang pertama beberapa pengamat to buildings, cracks also appeared in the
mendengarkan suara letusan besar yang earth, from which water and “sulfurous
terdengar hingga ke kota Padang yang steam” arose. Each quake was accompanied
berjarak 90 km. by a subterranean crashing noise. A tidal
Di beberapa lokasi dan tempat lain, wave that broke here did considerable
kerusakan tidak terjadi demikian parah, damage.

