Page 102 - Sejarah Bencana Gempa di Sumatera
P. 102
102 SEJARAH BENCANA GEMPA BUMI DI SUMATERA
Laporan lain ada yang menyebutkan bahwa menyebabkan kerusakan parah di Maladewa,
tinggi gelombang sekitar 30 meter di tepi Sri Lanka, dan Seychelles. Selain itu, tsunami
bukit Apenberg dan sekitar 50 kaki (15 juga dilaporkan mencapai Australia bagian
m) di tempat lainnya di sepanjang pantai. utara, Teluk Benggala, dan Thailand meskipun
Jika cerita ini benar maka seharusnya dalam intensitas kecil. Besarnya gempa
tsunami sebesar ini menghancurkan ini telah diestimasi dengan menggunakan
seluruh perumahan penduduk di Padang catatan pengangkatan microatoll karang.
dan menyebabkan kematian yang lebih Namun bencana ini tidak terdokumentasi
banyak lagi. Perkiraan yang dapat dipercaya dengan lengkap sehingga tidak diketahui
adalah bahwa tinggi maksimum gelombang dengan pasti dampak dan korbannya.
tsunami, kurang lebih setinggi 5 sampai Sebelumnya pada tahun 1797, juga terjadi
10 meter. Getaran gempa di Padang gempa bumi berkekuatan 8,5 sampai 8,7
berlangsung selama satu menit, laporan Skala Richter yang juga menimbulkan
pada tahun 1845 dan 1847 menyebutkan tsunami di pesisir Sumatera Barat.
bahwa gempa ini adalah gempa terkuat
yang tercatat dalam memori penduduk Berikut adalah penuturan dari J.C.
Padang, atau gempa terkuat selama empat Boelhauwer seorang komandan militer
puluh tahun. Belanda di Pariaman (J.C. Boelhouwer,
Gempa pada 1 Oktober 1822 Herinneringen van mijn verblijf op Sumatra
Gempa di Sumatera Barat,di Padang terasa Westkust gedurende jaren 1831-1834
3 kali goncangan keras, terdengar suara (Kenangan-kenangan di Sumatra Barat
gemuruh di bawah tanah antara Gunung dalam tahun-tahun 1831-1834)) (1841)
Talang dan Gunung Merapi. Meski tidak ada …di akhir November 1833, terjadi gempa
laporan secara rinci ,namun gempabumi ini besar yang menggoncang daerah Pariaman
dilaporkan menimbulkan kerusakan parah dan Padang. “Pada malam harinya kami
dan korban jiwa cukup banyak. mengalami ketakutan hebat yang membuat
kami khawatir akan hidup kami. Bahkan orang
Gempa bumi Sumatera 1833 pribumi yang paling tua pun tidak pernah
Gempa bumi Sumatera 1833 adalah gempa mengingat hal seperti itu pernah terjadi”,
bumi yang terjadi pada 25 November 1833 demikian tulis J.C.
di lepas pantai barat Sumatera sekitar pukul Boelhauwer , “Saya dan orang lain tidak
22.00 WIB dengan perkiraan kekuatan dapat tinggal lebih lama di dalam rumah dan
8,8 sampai 9,2 M . Gempa ini disebabkan bahkan kami tidak dapat berdiri di halaman.
w
pecahnya segmen palung Sumatera Seluruh alam terasa dalam huruhara,
sepanjang 1.000 km di tenggara area ini segala sesuatunya terguncang dan jatuh
mengalami hal yang sama pada Gempa berpecahan. Tidak ada satupun di atas meja
bumi Samudra Hindia 2004. Gempa ini atau kursi yang tetap tinggal pada tempatnya.
kemudian memicu terjadinya tsunami yang Di beberapa tempat tanah terbelah selebar
menerjang pesisir barat Sumatera dengan dua kaki atau lebih. Laut bergolak dan terus
wilayah terdekat dari pusat gempa adalah bergolak makin dahsyat. Tidak ada perahu di
Pariaman hingga Bengkulu. Tsunami juga pelabuhan Pariaman yang tetap tertambat di

